Netanyahu tolak berdamai dengan Hamas

Gaza, SPNA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak untuk menghentikan agresi militer ke Palestina, selama balon dan layang-layang pembakar masih dikirim ke permukiman Yahudi.

BY adminEdited Mon,16 Jul 2018,12:43 PM

Gaza, SPNA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak untuk menghentikan agresi militer ke Palestina, selama balon dan layang-layang pembakar masih dikirim ke permukiman Yahudi.

Pasca serangan Israel ke Palestina, Sabtu (14/7/2018), Netanyahu mengatakan, “Israel tidak akan menghentikan serangan, selama balon dan layang-layang pembakar masih terus ditembakkan (ke permukiman Israel).”

Ia menambahkan, “Saya berharap Hamas memahami pesan yang kami kirim. Saya mendengar ada yang mengatakan bahwa Israel akan menghentikan serangannya. Sama sekali tidak. Kami akan membalas setiap perlawanan yang ditujukan kepada kami.”

Pesan Netanyahu tersebut disampaikan setelah layang-layang pembakar Palestina kembali  menyebabkan tiga kebakaran di wilayah Erez di Israel yang berdekatan dengan Jalur Gaza.

(T.HN/S:Sawa)

leave a reply
Posting terakhir

Kabinet Israel putuskan berdamai dengan Hamas

Kabinet Israel, Kamis (18/10/2018), diberitakan melakukan rapat membahas kabijakan terkait serangan ke Gaza. Media lokal Israel memberitakan bahwa pertemuan tersebut menghasilkan keputusan untuk tetap menciptakan kondisi damai di perbatasan Gaza.