Pakar: Israel terlalu banyak beri kelonggaran kepada Hamas

Gaza, SPNA - Pakar Timur Tengah dari Israel, Dr. Mordechai Kedar, pada hari Senin (06/08/2018) mengatakan bahwa bahwa Israel membuat terlalu banyak kelonggaran ...

BY adminEdited Tue,07 Aug 2018,11:44 AM
11.jpg

Gaza, SPNA - Pakar Timur Tengah dari Israel, Dr. Mordechai Kedar, pada hari Senin (06/08/2018) mengatakan bahwa bahwa Israel membuat terlalu banyak kelonggaran dalam tindakan vis-à-vis terhadap Hamas di Gaza.

Dalam sebuah wawancara di Radio Darom 101.5FM, Kedar mencatat bahwa kebijakan ini telah berakar pada pemerintahan Israel sejak Persetujuan Oslo.

Dr. Kedar mengatakan bahwa menurutnya, selanjutnya adalah harus ada pesan yang diterima Hamas dari Israel.

"Kami harus mengatakan sesuatu yang sangat sederhana kepada mereka, 'Para anggota Hamas yang terhormat, Anda menahan jasad dua korban serta orang-orang ini dan itu yang masih hidup. Anda memiliki waktu seminggu untuk mengembalikan mereka tanpa syarat dan tanpa apapun. Setelah minggu ini, seluruh Gaza adalah milik Anda dan jangan lagi datang kepada kami dengan tuntutan apapun,'" katanya.

Kabinet Israel bertemu pada hari Minggu untuk membahas perjanjian perdamaian yang ditengahi Mesir dengan Hamas. Perjanjian yang diusulkan tidak termasuk klausul yang memastikan kembalinya jenazah Hadar Goldin dan Oron Shaul, dua tentara IDF yang tewas pada tahun 2014 dan yang jasadnya telah ditahan oleh Hamas sejak saat itu.

Kedua keluarga tentara tersebut bersikeras bahwa mayat, serta dua orang Israel yang diyakini masih hidup yang ditahan oleh Hamas, harus dikembalikan ke Israel pada tahap pertama dari setiap kesepakatan dengan Hamas.

(T.RA/S: Israel National News)

leave a reply