David Friedman: Raja Daud telah menjadikan Yerusalem sebagai ibu kota Israel 3.000 tahun lalu

Yerusalem, SPNA - Duta Besar AS untuk Israel, David Friedman, memuji pemerintahan Presiden Donald Trump karena menempatkan hubungan AS-Israel pada ......

BY adminEdited Thu,06 Sep 2018,11:30 AM

Yerusalem, SPNA - Duta Besar AS untuk Israel, David Friedman, memuji pemerintahan Presiden Donald Trump karena menempatkan hubungan AS-Israel pada "landasan yang lebih kuat dari sebelumnya", The Jerusalem Post melaporkan.

Berbicara dalam perhelatan pra-Rosh Hashanah di kediaman Herzliya, Friedman memuji keputusan AS yang merelokasi kedutaannya ke Yerusalem.

“Sekarang, Amerika Serikat tidak menjadikan Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Namun hal tersebut telah dilakukan oleh Raja Daud sekitar 3.000 tahun lalu di bawah pimpinan Tuhan,” kata Friedman.

Ia menambahkan, "rasanya sangat baik" bahwa "bangsa yang paling kuat dan bermoral di bumi telah membuat pengakuan penting ini tentang keutamaan Yerusalem kepada Negara Israel dan orang-orang Yahudi."

Sejak tahun 1994, Amerika Serikat telah melepaskan lebih dari $ 10 miliar dalam bantuan kemanusiaan ke Palestina," ungkap Friedman, dan menambahkan, "kami menemukan bahwa pengeluaran ini membawa kawasan tersebut tidak lebih dekat ke perdamaian atau stabilitas, bahkan tidak satu milimeter pun."

“Dengan susah payah menghabiskan pembayaran pajak untuk mendanai tunjangan bagi teroris dan keluarga mereka, untuk membelanjakan dana guna mengabadikan status pengungsi, dan untuk membiayai buku-buku yang penuh kebencian - saya bertanya kepada Anda, bagaimana itu memberikan nilai kepada Amerika Serikat atau kawasan tersebut?"

AS, Friedman menyatakan, ini "bukanlah bisnis, seperti yang mereka katakan, membuang uang setelah adanya kejahatan."

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply