Cegah perang dengan Gaza, Militer Israel meminta pembangunan badan alternatif menggantikan UNRWA

Tel Aviv, SPNA - Lembaga Keamanan Israel menganjurkan pemerintah untuk menciptakan lembaga alternatif yang dapat menggantikan posisi UNRWA di Jalur Gaza, ...

BY adminEdited Mon,10 Sep 2018,10:37 AM

Tel Aviv, SPNA - Lembaga Keamanan Israel menganjurkan pemerintah untuk menciptakan lembaga alternatif yang dapat menggantikan posisi UNRWA di Jalur Gaza, demi menghindari perang yang disebabkan situasi yang semakin memburuk di Gaza.

Surat kabar Haaretz, Minggu (09/09/2018)  melaporkan bahwa sejumlah negara pendonor Gaza akan menggelar sidang New York,  dimana perwakilan Israel  juga turut berpartisipasi.

Perwakilan Israel tersebut dipimpin Koordinator Operasional di Tepi Barat dan Jalur Gaza, Jenderal Kamil Abu Rukun serta Menteri Tzachi Hanegbi.

Keduanya diprediksi akan mengajukan permohonan kepada peserta untuk mendirikan lembaga pengganti UNRWA yang ditugaskan memberikan bantuan makanan dan pengelolaan sekolah UNRWA serta membayar gaji karyawan.

Sebelumnya, Pasukan Petahanan Israel, IDF memperingatkan ancaman perang antara Israel dan Gaza, jika UNRWA berhenti beroperasi tanpa alternatif lain.

 “Perang tersebut akan sulit dihindari, karena Hamas akan menyulut api di Gaza serta mengajak warga Gaza melawan Israel.”

Akhir Agustus lalu, Pemerintah AS menyatakan secara resmi menghetikan aliran dana terhadap Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA), yang diperkirakan mencapai 300 juta dolar per tahun.

Selain itu AS juga memotong bantuan sebesar 20 juta Dolar untuk rumah sakit warga Palestina yang beroperasi di kota Yerusalem.

Dalam Kongres Kepemimpinan Yahudi Amerika Serikat, Donald Trump  menegaskan tidak akan memberikan sepeser pun bantuan kepada Palestina  sebelum mereka bernegosiasi dengan Israel.

Donald Trump dilaporkan juga berencana menghapus hak pengungsi Palestina untuk kembali ke tanah air dari meja perundingan antara Israel dan Palestina.

Hingga saat ini Washington hanya mengakui 500.000 pengungsi dari jumlah resmi yang mencapai 5 juta jiwa.

UNRWA didirikan pada tahun 1949 dan telah memberikan bantuan kepada lebih dari 3 juta pengungsi, baik di wilayah Palestina, Yordania, Lebanon dan Suriah.

(T.RS/S:AnadoluAgency)

leave a reply