Laporan: Israel menangkap 484 warga Palestina sepanjang Agustus 2018

Tepi Barat, SPNA - Pasukan penjajah Israel menangkap 484 warga Palestina sepanjang Agustus 2018, termasuk 62 anak-anak dan 18 wanita, sebuah laporan yang dilincurkan .....

BY adminEdited Wed,12 Sep 2018,10:54 AM

Tepi Barat, SPNA - Pasukan penjajah Israel menangkap 484 warga Palestina sepanjang Agustus 2018, termasuk 62 anak-anak dan 18 wanita, sebuah laporan yang dilincurkan oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia, Senin (10/09/2018).

Akibat dari penangkapan tersebut, para aktivis mengatakan, jumlah tahanan Palestina yang ditahan di penjara Israel telah meningkat menjadi 6.000, termasuk 51 wanita dan 430 yang sedang menjalani penahanan administratif.

Menurut laporan itu, pendudukan Israel mengeluarkan 100 perintah penahanan administrasi, termasuk 41 pesanan baru dan 59 perpanjangan.

Sejumlah tahanan administratif melancarkan mogok makan dan yang lain bergabung dengan mereka, tambah laporan itu.

Sementara mereka juga melanjutkan boikot terhadap pengadilan Israel, tindakan yang mereka luncurkan pada bulan Februari.

Mengenai tahanan wanita, laporan itu mengatakan bahwa pendudukan Israel telah menangkap 90 wanita dan remaja putri sejak awal tahun. Hal ini menyebabkan peningkatan jumlah perempuan yang ditangkap di tahun-tahun sebelumnya yaitu 106 pada tahun 2015, dan 150 pada tahun 2016 dan 2017.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply
Posting terakhir
SPNA

Laporan pelanggaran Israel di Jerusalem selama bulan Agustus

dalam bulan Agustus, sebanyak 3617 pemukim Israel memaksa masuk ke Masjid al-Aqsa untuk memperingati runtuhnya Haikal Sulaiman. Mereka dilaporkan melaksanakan ritual talmud serta berupaya mencuri bebatuan dan menghancurkan pepohonan di komplek al-Aqsa. Namun pada saat yang sama pasukan Israel melarang masuk puluhan warga Palestina ke al-Aqsa.