Komisaris Tinggi PBB untuk HAM minta agar penyelidikan terhadap demonstran Palestina segera dilakukan

Jalur Gaza, SPNA - Kantor Komisaris Tinggi untuk Hak Asasi Manusia menyerukan agar dilakukan penyelidikan terhadap tindakan kekerasan yang dilakukan Israel terhadap warga Palestia di Jalur Gaza ......

BY adminEdited Wed,12 Sep 2018,11:53 AM

Jalur Gaza, SPNA - Kantor Komisaris Tinggi untuk Hak Asasi Manusia menyerukan agar dilakukan penyelidikan terhadap tindakan kekerasan yang dilakukan Israel terhadap warga Palestia di Jalur Gaza yang menelan korban jiwa dan luka-luka.

Dalam konferensi pers yang dilansir Palinfo, Selasa (11/09/2018), Komisaris Tinggi untuk HAM mengatakan bahwa eksekusi mati hanya dapat  dibolekan sebagai opsi terakhir jika nyawa atau anggota tubuh mereka terancam.

“Meskipun berkali-kali diingatkan untuk melindungi anak-anak namun sejak 30 maret lalu, Pasukan pertahanan Israel (IDF) tak segan-segan membunuh 25 anak-anak dibawah umur yang mengikuti aksi Great March of Return.”

“Anak-anak tak boleh menjadi sasaran tindak kekerasan yang membahayakan nyawa mereka atau mendorong mereka untuk terlibat dalam aksi kekerasan. ‘’

Mereka menambahkan  bahwa 2 remaja Palestina berusia 16 tahun Jum’at lalu ditembak mati oleh sniper Israel dengan peluru panas di perbatsan Gaza.

“Berdasarkan laporan yang sampai kepada kami,  kedua remaja tersebut tidak membahayakan siapapun dan tidak membahayakan keamanan Israel.”

Hingga saat ini 174 warga Palestina dilaporkan merenggang nyawa sementara 19600 lainnya luka-luka dalam aksi Great March of Return sejak 30 Maret lalu.

Selain itu PBB Antonio Guterres dan Komisaris Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri, Federica Mogherini juga  menyerukan lembaga internasional melakukan penyelidikan independen terhadap tindakan kriminal pasukan Israel yang membunuh demonstran Palestina.

(T.RS/S:Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir

Ketua Komisi Penyelidikan PBB terhadap Kriminalitas Israel mengundurkan diri

PBB mengumumumkan pengunduran diri David Crane yang terpilih sebagai kepala penyelidikan kriminalitas tentara Israel terhadap warga Gaza bulan lalu. Pengunduran diri Crane disinyalir karena alasan pribadi. Dewan Bagian Hak Asasi Manusia PBB sedang mempelajari langkah yang akan diambilpasca pengunduran diri tersebut.