Rumah Yatim gandeng Bang Onim luncurkan program OTA Palestina

Anak di Gaza telah kehilangan masa kanak-kanak, yang seharusnya bisa mereka nikmati dengan keriangan dan kehangatan. Pola kekerasan yang dialami anak-anak Palestina mengakibatkan dampak psikologis yang sangat serius dan butuh waktu bertahun-tahun untuk memulihkannya.

BY adminEdited Mon,24 Sep 2018,03:48 AM
42315338_1151081441712393_8849937360750641152_n.jpg

SPNA - Jakarta

Jakarta, SPNA - Anak di Gaza telah kehilangan masa kanak-kanak, yang seharusnya bisa mereka nikmati dengan keriangan dan kehangatan. Pola kekerasan yang dialami anak-anak Palestina mengakibatkan dampak psikologis yang sangat serius dan butuh waktu bertahun-tahun untuk memulihkannya.

Serangan kekerasan perang menimbulkan dampak psikologis bagi anak-anak Gaza yang akan terbawa sepanjang hayat. Mereka bukan hanya mendengar deru pesawat tempur dan ledakan bom yang menakutkan, tapi juga menyaksikan bagaimana rumah mereka hancur, serta ayah, ibu dan saudara-saudara mereka meninggal.

Mengobati luka psikologis anak-anak Gaza adalah tugas yang berat. Selain itu, mereka yang telah kehilangan orangtua dan saudara, sehingga tak ada jaminan pasti untuk bermimpi raih cita-cita di masa yang akan datang.

Kondisi ini diperparah dengan adanya blokade besar-besaran dari pemerintah Zionis sehingga menyulitkan anak anak Gaza mendapatkan suplai makanan, pakaian, dan sejumlah kebutuhan dasar hidup lainnya.

Rumah Yatim sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) sekaligus sebagai salah satu Lembaga Pengelolaan Yatim terbesar di Indonesia terus mengupayakan pemenuhan hak -hak anak yatim. Bukan hanya di Indonesia tapi di berbagai belahan bumi yang mengalami krisis dan konflik kemanusiaan seperti halnya di Palestina.

“Sebelumnya Rumah Yatim telah menjalin kerjasama yang aktif dengan seorang aktivis kemanusisaan asal Indonesia yang sudah lebih dari 10 tahun menetap di Gaza Palestina. Ialah Abdillah onim, yang sering disapa Bang Onim. Bantuan Rumah Yatim telah dilakukan secara kontinu, baik berupa pangan, obat-obatan, pakaian, juga sarana air bersih,” tutur Direktur Pemberdayaan Rumah Yatim, Timbul Yuwono saat diwawancarai di ruang kerjanya.

Ia menambahkan, Rumah Yatim saat ini akan segera meluncurkan program spesifik terbaru untuk membantu anak -anak yatim Palestina di Gaza. Ada sekitar 28 ribu anak di sana. Bekerjasama dengan Yayasan Nusantara Palestina yang telah resmi didirikan oleh Bang Onim, Rumah Yatim akan meluncurkan gerakan Orangtua Anak (Orta) Palestina.

“Kami membuka kesempatan amal shaleh kepada seluruh masyarakat dunia, khususnya muslim Indonesia yang ingin menjadi orangtua asuh bagi anak anak Palestina, dengan biaya 600 ribu rupiah perbulan. Kita sudah bisa mendanai satu orang anak yatim yang berusia antara 6 bulan sampai usia 14 tahun. Biaya ini diperuntukan untuk memenuhi kebutuhan pangan, pakaian, pendidikan dan kebutuhan dasar lainnya setiap bulan. Semoga kita bisa menjadi tetangga Rasulullah di Surga nanti dengan washilah amal shalih ini,” pungkasnya.

Program Orta Palestina mulai direalisasikan hari ini, Kamis (20/9), yang bertepatan dengan 10 Muharam 1440 Hijriyah, yang mana dikena dengan momen Lebaran Yatim.

Maukah jadi Tetangga Rasulullah di Surga?

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau, serta agak merenggangkan keduanya.” (HR al-Bukhari )

Program Orang Tua Asuh untuk Yatim Palestina adalah sebuah upaya Rumah Yatim dalam membantu memenuhi kebutuhan Basic life (pendidikan,sandang,pangan dan kesehatan) Yatim Palestina dengan tujuan untuk mewujudkan masa depan mereka yang lebih baik.

Bagaimana bisa menjadi Orang Tua Asuh mereka?

1.     Daftarkan melalui Call Center : 081 221 200 900

2.     Mengisi Formulir Program ORTA Palestina

3.     Menandatangani MOU sesuai kesepakatan dengan Rumah Yatim

Pola Donasi ORTA Palestina

A.     Menjadi donatur tetap dengan pembiayaan penuh yaitu :

-       Rp.600.000/bulan per anak

-       Waktu minimal donasi 4 bulan

Laporan yang diterima

1.     Piagam orang tua asuh program ORTA Palestina

2.     Biodata lengkap anak yatim

3.     Foto anak yatim yang di biayai

4.     Laporan tumbuh kembang dan aktifitas anak setiap 6 (Enam ) bulan

5.    Dokumentasi penyerahan donasi berupa simbolis langsung kepada anak yang dibantu

B.     Menjadi donatur tidak tetap tanpa batasan waktu dan nominal donasi.

Laporan program yang diterima

1.     Data anak Yatim

2.     Laporan program secara global

C.     Bagaimana cara berdonasi ?

a.     Transfer ke Bank Program ORTA Palestina,

        Mandiri: 152 0012 855 470

b.     Datang langsung ke Kantor Layanan Rumah Yatim Terdekat

c.     Jemput Donasi : 0821 200 900

d.     Klik : donasionline.id

leave a reply
Posting terakhir

10 Tahun bantu rakyat Palestina di Gaza, Dubes Palestina apresiasi kinerja Bang Onim

Jakarta, SPNA - Setelah menjalani agenda yang cukup padat selama di Indonesia guna memberi pencerahan tentang urgensi dukungan umat muslim Indonesia untuk kemerdekaan Palestina dan Masjid Al- Aqsa, Abdillah Onim atau yang akrab disapa “Bang Onim,” Kamis, 15 Maret 2018 menjelang Zuhur, diterima oleh Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Mr. Zuhair S.M. Al Sihun di Kantor Kedutaan Besar Palestina yang beralamat di kawasan Menteng Jakarta Pusat.