Netanyahu kepada Kabinetnya: Bersiaplah untuk agresi militer ke Gaza

Yerusalem, SPNA - Channel 2 Israel, hari ini (Senin, 08/10/2018), menyampaikan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpesan kepada Kabinetnya untuk...

BY adminEdited Mon,08 Oct 2018,01:26 PM

Yerusalem, SPNA - Channel 2 Israel, hari ini (Senin, 08/10/2018), menyampaikan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpesan kepada Kabinetnya untuk bersiap melakukan agresi militer apabila krisis kemanusian Gaza belum dapat solusi.

Memburuknya kondisi Gaza menurut Netanyahu disebabkan oleh penolakan tawaran perdamaian Mesir untuk mendinginkan hubungan Hamas dan Israel.

Warga Gaza saat ini hidup dalam kondisi ekonomi yang sangat buruk. Mereka juga mengalami krisis air bersih, listrik sampai obat-obatan. Hal tersebut disebabkan blokade Israel yang sudah berlangsung selama 12 tahun. Kondisi rentan seperti ini banyak pihak memprediksi akan terjadi ledakan tiba-tiba di Gaza.

Media Israel menyebutkan, “Netanyahu beritakan kepada Kabinetnya, Israel bersiap untuk melakukan serangan militer ke Gaza.”

Media lokal Israel tersebut menjelaskan krisis ekonomi dan kemanusian di Gaza dapat menimbulkan eskalasi militer di perbatasan. Dalam hal ini Israel siap untuk melakukan serangan. Ancaman tersebut disebut Netanyahu bukan hanya sekedar omong kosong.

Pada hari Jumat (05/08) militer Israel diberitakan telah memutuskan untuk memperkuat militernya di area perbatasan Gaza.

Juru bicara militer Israel Avichay Adraee mengatakan, “Israel dalam beberapa hari ke depan akan meningkatkan pengawasan di wilayah Komando Selatan, untuk menghalangi aksi ‘terorisme’ dan menangkap setiap penyusup yang ingin masuk ke Israel.

Komando Selatan merupakan kepemimpinan regional militer Israel berpusat di Beersheba, bertanggung jawab mengatur posko militer Israel yang berada di Gaza, Negev, Wadi Arabah dan Eilat.

Adraee mengklaim bahwa militer Israel siap meladeni berbagai skenario perang dengan Gaza. Ia juga mengatakan bahwa Hamas akan bertanggung jawab atas semua kerugian yang akan terjadi nantinya.

(T.HN/S:Samanews)

leave a reply
Posting terakhir