Israel tahan mahasiswi Amerika Serikat berdarah Palestina

Te Aviv, SPNA - Kepolisian Israel dilaporkan menahan mahasiswi Amerika Serikat berdarah Palestina, Lara Qasim di Bandara Internasional Ben Gurion ....

BY adminEdited Tue,09 Oct 2018,10:54 AM

Te Aviv, SPNA - Kepolisian Israel dilaporkan menahan mahasiswi Amerika Serikat berdarah Palestina, Lara Qasim di Bandara Internasional Ben Gurion sejak Selasa lalu, (02/10/2018).

Lara dilaporkan mendapatkan visa dari Konsulat Israel di Miami untuk melanjutkan studi pasca sarjana di Universitas Ibrani Yerusalem. Ia justru ditahan segera setelah turun dari pesawat.

Lara kemudian dilarang masuk ke Israel karena dituding mendukung organisasi anti-Israel.

Anggota Aliansi Arab di Parlemen ISrael, Dr. Yusuf Jabbarin tela mengajukan izin kepada Menteri Dalam Negeri Israel untuk bertemu dengan Lara Qasim.

Lara juga telah sudah mengacukan banding ke pengadilan melalu pengacaranya namun kepolisian Israel enggan membebaskannya.

Jabbarin yang mengikuti perkembangan situasi mengatakan bahwa penahanan terhadap Lara Qasim adalah pelanggaran. Hal ini karena Lara telah mendapatkan visa dari Konsulat Israel di Miami untuk melanjutkan studinya di Yerusalem.

“Larangan terhadap aktivis pro-Palestina untuk memasuki Israel dimotori oleh pemerintah ekstrimis sayap kanan, karena itu kami meminta agar Lara segera dibebaskan agar dapat mengikuti kegiatan belajarnya.’’

Universitas Ibrani Yerusalem juga menentang penahanan terhadap Lara Qasim serta mendukung banding tersebut.

(T.RS/S:Maannews)

leave a reply
Posting terakhir

Mahasiswi Palestina ditabrak warga Israel

Khalil, SPNA - Surat kabar Arab48, Selasa (26/09/2017) melaporkan bahwa seorang mahasisiwi Palestina ditabrak warga Israel  di depan Kamp Pengungsi Al-Aroub, Khalil Bagian Barat.

Polisi Israel tahan 67 pekerja Palestina

Negev, SPNA - Polisi Israel di Negev, Ahad (22/10/2017), menahan  67 pekerja Palestina, termasuk 40 anak di bawah umur, atas tuduhan memasuki dan bekerja di negara tersebut tanpa izin.