Polisi Israel menganiaya demonstran yang menolak pemilu di dataran tinggi Golan

Golan, SPNA - Kepolisian Israel dilaporkan melakukan tindakan brutal dalam membubarkan demonstrasi ....

BY adminEdited Wed,31 Oct 2018,10:47 AM

Golan, SPNA - Kepolisian Israel dilaporkan melakukan tindakan brutal dalam membubarkan demonstrasi masal menolak pemilu di Dataran Tinggi Golan, Suriah.

Polisi menggunakan bom suara dan gas air mata untuk membubarkan ratusan warga Suriah di desa Majdal Shams yang memprotes pemilu Israel di wilayah tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (30/10/2018).

Warga juga membawa bendera Suriah dihidapan kepolisian Israel yang telah bersiaga di lokasi.

Stasiun televisi setempat menunjukkan sejumlah petugas yang memukul dan menembakkan gas air mata di hadapan demonstran.

Sejumah warga juga ditangkap sementara lainnya terluka akibat bahan peledak dan gas air mata.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian Israel terkait penyerangan brutal tersebut.

Warga Suriah di Dataran Tinggi Golan telah menolak berpartisipasi dalam pemilu Israel sejak negara zionis tersebut menduduki wilayah tersebut 1967 silam.

Disebutkan 6,6 juta warga Israel berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah di wilayah Palestina yang diduduki Israel, dimana demonstrasi tersebut diprotes keras warga Palestina di Yerusalem Timur dan Golan.

(T.RS/S:AnadoluAgency)

leave a reply
Posting terakhir