Cegah anti-Semitisme, Yahudi Jerman serukan pembentukan kelas tambahan bagi migran Muslim

Erfurt, SPNA - Dalam sebuah wawancara dengan Jüdische Allgemeine, wakil presiden Dewan Pusat Yahudi Jerman, Abraham Lehrer, .....

BY adminEdited Thu,08 Nov 2018,10:34 AM

Erfurt, SPNA - Dalam sebuah wawancara dengan Jüdische Allgemeine, wakil presiden Dewan Pusat Yahudi Jerman, Abraham Lehrer, menyerukan perlunya kelas tambahan bagi para migran yang datang ke Jerman dari masyarakat Islam untuk mengekang anti-Semitisme.

Lehrer mencatat bahwa sebagian besar umat Islam yang datang ke Eropa telah dibesarkan dalam masyarakat yang mengekspresikan kebencian terhadap orang Yahudi dan menyangkal hak Israel untuk hidup. Menurutnya, anti-Semitisme ini tidak akan hilang begitu saja, tetapi akan kembali ketika para migran telah sepenuhnya menetap.

Seorang anggota partai Alternative fuer Deutschland (AfD) menyatakan, 'Kami Memiliki Anti-Semitisme Impor di Jerman."

Untuk mencegah hal ini terjadi, Lehrer menyarankan memberi para migran kelas tambahan dalam kursus integrasi mereka yang akan secara ekstensif mengajarkan mereka "nilai-nilai fundamental" Jerman, seperti demokrasi dan bagaimana memperlakukan perempuan dengan benar. Dia juga mendesak untuk menyesuaikan kursus integrasi sesuai dengan latar belakang masing-masing migran, yang biasanya tergantung pada negara asalnya.

Saran Lehrer tersebut datang hanya beberapa hari menjelang ulang tahun ke-80 "Kristallnacht", juga disebut sebagai "Night of Broken Glass," yang merupakan serangkaian serangan yang menargetkan komunitas Yahudi, bisnis, rumah sakit dan sinagog yang terjadi pada 9- 10 November 1938 di Jerman.

(T.RA/S: Sputnik)

leave a reply
Posting terakhir

Amerika Serikat lakukan “screening tambahan” bagi pengungsi

Washington, SPNA - Pemerintahan Trump -untuk sementara- menunda pemrosesan sebagian besar pengungsi dari 11 negara yang dianggap berisiko tinggi, sementara melanjutkan masuknya pengungsi dari negara lain, kata pejabat pemerintah pada hari Selasa (24/10/2017).