Intelijen Mesir berjanji pidanakan pelaku penembakan nelayan Gaza

Kepala biro Politik Hamas, Ismail Hamiyeh, mengumumkan bahwa intelijen Mesir sedang melakukan investigasi terhadap insiden penembakan seorang nelayan Gaza oleh pengawal perbatasan laut Mesir.

BY adminEdited Fri,09 Nov 2018,08:01 AM

Palinfo - Gaza

Gaza, SPNA – Kepala biro Politik Hamas, Ismail Hamiyeh, mengumumkan bahwa intelijen Mesir sedang melakukan investigasi terhadap insiden penembakan seorang nelayan Gaza oleh pengawal perbatasan laut Mesir.

“Kabar meninggal nelayan Gaza di perairan Rafah mengejutkan.Insiden tersebut seharusnya tidak terjadi, karena telah ada kesepakatan khusus dengan pihak Mesir.” Kata Haniyeh.

Ia menambahkan, “Saya telah menghubungi pihak intelijen Mesir untuk melakukan investigasi terhadap kejadian ini. Mereka berjanji akan akan mepindakan pelaku jika terbukti bersalah.”

“Teritorial laut dan batas penangkapan ikan warga Gaza sudah dibicarakan dengan pihak mesir. Apa yang terjadi kemarin diluar prediksi.” Tuturnya seperti dikutip media.

Kementerian Kesehatan Gaza, Rabu Sore (07/11/2018), mengumumkan berita meninggal seorang nelayan Gaza, Mushtafa Khadhir Abu Audah (32 tahun), di laut Gaza yang diduga ditembak keamanan laut Mesir.

Ketua penanggung jawab para nelayan, Zakaria Bakar, memberitahukan korban berasal dari kamp pengungsian Asy-Syathik di Kota Gaza.

Kementerian Dalam Negeri dan Kemananan Nasional meminta Mesir untuk memberikan konfirmasi resmi terkait kejadian tersebut.

Juru bicara dari Kementerian tersebut, Iyad Al-Bazm, membenarkan bahwa pasukan penjaga perbatasan Mesir menembaki perahu milik salah seorang warga Palestina di perbatasan laut di Selatan Gaza.

Nelayan Palestina sangat menderita dengan penyempitan lahan penangkapan ikan yang diberlakukan militer Israel. Penembakan dan penangkapan terhadap para nelayan merupakan cerita sehari-hari. Terkadang mereka juga mendapat tekanan dari pasukan penjaga perbatasan laut Mesir, di Selatan Gaza.

(T.HN/S: Palinfo)

leave a reply