Indonesia tunda perdagangan bebas dengan Australia demi Palestina

Bethlehem, SPNA - Perdana Menteri Australia Scott Morrison, seperti dilansir media lokal Palestina “Maannews”, .....

BY adminEdited Tue,13 Nov 2018,12:27 PM

Bethlehem, SPNA - Perdana Menteri Australia Scott Morrison, seperti dilansir media lokal Palestina “Maannews”, mengumumkan bahwa pemerintah Indonesia menunda penandatanganan perdagangan bebas antara Indonesia dan Australia.

Morrison mengatakan bahwa keputusan Indonesia tersebut dipengaruhi oleh rencananya untuk memindahkan kedutaan besar Australian untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Ia menambahkan bahwa pemerintahannya belum mengambil keputusan final terkait pemindahan kedubes. “Kami sebagai sebuah pemerintahan masih mempelajari tentang masalah itu, ada beberapa tahap di tingkat lokal yang harus kami lalui, sampai saat ini kami masih berpegang pada solusi dua negara (untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel). Kata Morrison.

Media Australia, Senin (15/10/2018), memberitakan Perdana Menteri Australia Scott Morrison, berencana mengikuti langkah Presiden Amerika Donald Trump untuk memindahkan Kedutaan Besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Pemerhati politik lokal berpendapat bahwa kebijakan tersebut tidak lepas dari langkah politiknya untuk meraup suara warga Yahudi Australia dalam pemilu mendatang.

PM Australia tersebut mengisyaratkan bahwa hal ini merupakan saran dari mantan Duta Besar Australia untuk Israel Diva Syarmah. Marrison membantah keterkaitan kebijakannya dengan pemilu mendatang.

Konflik Palestina-Israel semakin meruncing pasca pengakuan resmi Presiden Amerika Donald Trump pada 6 Desember tahun lalu, terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Status Yerusalem masih saja menjadi polemik antara Palestina dan Israel. Padahal Resolusi Internasional telah menetapkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina, dan bagian baratnya untuk Israel. Akan tetapi Israel masih saja tidak puas, mereka menginginkan seluruh wilayah Yerusalem menjadi milik mereka.

(T.HN/S:Maannews)

leave a reply