Afrika Selatan sambut baik gencatan senjata Palestina-Israel

Pemerintah Afrika Selatan menyambut gencatan senjata antara Palestina dan Israel setelah dua hari serangan udara Israel terhadap wilayah Jalur Gaza yang diblokade.

BY adminEdited Fri,16 Nov 2018,08:57 AM

Anadolu Agency - Johannesburk

Johannesburk, SPNA - Pemerintah Afrika Selatan menyambut gencatan senjata antara Palestina dan Israel setelah dua hari serangan udara Israel terhadap wilayah Jalur Gaza yang diblokade.

Kementerian Hubungan dan Kerja Sama Internasional (DIRCO) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis (15/11/2018) bahwa kekerasan baru-baru ini adalah yang terburuk sejak konflik 50 hari pada tahun 2014.

"Kami menyerukan pengendalian maksimum dan menyatakan harapan bahwa tidak akan ada pembaruan eskalasi di Gaza atau di Wilayah Pendudukan Palestina yang diduduki," kata pernyataan itu.

Pretoria lebih lanjut menambahkan bahwa tidak akan ada solusi militer untuk konflik Palestina-Israel.

Pemerintah Mesir menengahi gencatan senjata setelah 14 warga Palestina gugur sejak hari Minggu dalam serangan oleh Israel di Jalur Gaza. Setidaknya satu tentara Israel dilaporkan tewas dan lainnya terluka.

Lebih dari 200 warga Palestina telah gugur oleh serangan Israel sejak 30 Maret, dan ribuan lainnya terluka.

Pemerintah Afrika Selatan, yang kritis terhadap perlakuan Israel terhadap Palestina, dan kebijakan permukiman dan perluasannya yang sedang berlangsung di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur mendukung solusi dua negara.

(T.RA/S: Anadolu Agency)

leave a reply