Pejabat AS: Rencana perdamaian Trump kemungkinan dirilis sebelum pemilihan di Israel

Gaza, SPNA - Jumat (16/11/2018), warga Gaza kembali berberkumpul di sepanjang perbatasan Gaza-Israel, untuk memprotes .....

BY adminEdited Sat,17 Nov 2018,11:50 AM

Gaza, SPNA - Jumat (16/11/2018), warga Gaza kembali berberkumpul di sepanjang perbatasan Gaza-Israel, untuk memprotes blokade Israel terhadap Jalur Gaza.

Menurut kementerian kesehatan Palestina, 40 orang terluka ketika ribuan warga berbaris berkumpul di dekat pagar perbatasan. Banyak warga Palestina juga menghadiri demonstrasi di Kota Gaza pada waktu yang sama.

"Kami tidak ingin perang tetapi kami tidak akan membuat konsesi apa pun," kata pemimpin Hamas Gaza, Yahiya Sinwar dalam unjuk rasa pada hari Jumat.

Aksi ini menyusul pekan yang menegangkan di wilayah itu yang menyaksikan lebih dari 400 roket ditembakkan dari Gaza ke Israel setelah serangan intelijen Israel yang gagal pada akhir pekan lalu.

Meskipun Israel menanggapi dengan hampir 150 serangan di Gaza, banyak penduduk Israel menuntut adanya tanggapan yang lebih keras dari pemerintah di Yerusalem.

Tuntutan itu menyebabkan menteri pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengundurkan diri, sehingga secara drastis mengecilkan mayoritas partai Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di parlemen. Laporan Jumat menunjukkan bahwa pemilihan umum akan digelas lebih awal di Israel sebagai akibat dari mayoritas yang menipis.

Sekarang, pertanyaan baru dikemukakan tentang bagaimana peristiwa ini akan mempengaruhi peluncuran rencana perdamaian pemerintahan Trump untuk Israel dan Palestina.

"Ini tidak mungkin, tetapi bukan tidak mungkin rencana itu dirilis sebelum pemilihan Israel," kata seorang pejabat senior administrasi Trump kepada Fox News.

(T.RA/S: Fox News)

leave a reply
Posting terakhir