33 warga Palestina  penyandang cacat hidup menderita di penjara Israel

Jalur Gaza, SPNA - Pemerintah Israel dilaporkan menahan 33 warga Palestina yang menderita cacat fisik dan mental, ..........

BY adminEdited Tue,04 Dec 2018,11:43 AM

Jalur Gaza, SPNA - Pemerintah Israel dilaporkan menahan 33 warga Palestina yang menderita cacat fisik dan mental, sebagian dari mereka diperlakukan semena-mena serta tidak diberikan bantuan kesehatan yang layak.

Pusat Riset Tahanan Palestina dalam laporannya di hari peringatan penyandang cacat internasional, (03/12/2018) mengatakan: ‘’Penangkapan terhadap penderita disabilitas adalah bukti bahwa pemerintah Israel tidak menghormati asas-asas kemanusiaan. Mereka seharusnya diberikan bantuan bukan malah ditangkap. ‘’

Sebagian dari mereka yang ditahan Israel bahkan tidak dapat berjalan dan duduk di kursi roda. Tidak hanya itu Israel juga menangkap penderita cacat mental.

Oktober lalu, segerombolan pasukan Israel menahan Mahdi Abu Haniah (36 tahun) dari Qalqiliya serta membobol rumahnya. Meskipun menderta cacat mental namun Israel bersikeras menangkapnya.

Penyandang cacat lainnya yang ditahan Israel bernama Mahmoud Fauzi al-Fakhouri. Remaja berusia 17 tahun dari Khalil ini menderita tuli dan bisu. 

Lembaga tersebut juga melaporkan, akibat siksaan dan tindak kekerasan yang dilakukan terhadap tahanan, jumlah tahanan cacat bertambah drastis.

(T.RS/S:Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir
Penyandang cacat dan pemadaman listrik di Gaza

Penyandang cacat dan pemadaman listrik di Gaza

Saat ini, pemadaman listrik di Gaza berlangsung hingga 18-20 jam per hari, meski dalam kenyataannya, banyak rumah yang hanya bisa menikmati listrik kurang dari dua jam per hari. Selain itu, pemadaman ini juga telah berdampak pada kehidupan penyandang cacat di wilayah tersebut.