Palestina desak UNESCO bertanggung jawab terhadap Masjid Ibrahimi

Kementerian Luar Negeri Palestina meminta Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO) untuk bertanggung jawab terhadap Masjid Ibrahimi di kota Hebron (Al-Khalil) yang diduduki, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (04/12/2018).

BY adminEdited Wed,05 Dec 2018,11:10 AM

MEMO - Ramallah

Ramallah, SPNA - Kementerian Luar Negeri Palestina meminta Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO) untuk bertanggung jawab terhadap Masjid Ibrahimi di kota Hebron (Al-Khalil) yang diduduki, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (04/12/2018).

Dalam pernyataan yang dikeluarkan hari Selasa, kementerian itu mengatakan bahwa para pemukim Israel "mendirikan kandil di atap Masjid Ibrahimi pada hari Senin" selama perayaan hari raya Yahudi, Hannukah.

Disebutkan pula bahwa para pemukim menginvasi masjid dengan "mendirikan tenda dan melakukan ritual Yahudi di dalamnya."

"Eskalasi permukiman sistematis ini mengabaikan keputusan UNESCO, dan kementerian menuntut penghentian penargetan situs arkeologi dan agama di wilayah Palestina," tambah pernyataan itu.

Kementerian Palestina meminta komunitas internasional dan organisasi internasional terkait untuk "bertindak cepat dalam melindungi tempat-tempat suci."

Komite Warisan Dunia yang berafiliasi dengan UNESCO pada Juli 2017, menyatakan bahwa Masjid Ibrahimi merupakan situs warisan dunia milik Palestina.

Pemerintah Israel mencegah dikumandangkannya Adzan di Masjid Ibrahimi sebanyak 645 kali pada tahun 2017.

Dianggap suci oleh Muslim maupun Yahudi, kompleks Masjid Ibrahimi Hebron diyakini sebagai situs pemakaman para nabi; Ibrahim, Ishak dan Yakub.

Setelah pembantaian pada 1994 terhadap 29 jamaah Palestina di dalam masjid oleh pemukim Yahudi ekstremis Baruch Goldstein, pemerintah Israel membagi kompleks masjid untuk Muslim dan Yahudi.

Hebron adalah rumah bagi sekitar 160.000 Muslim Palestina dan sekitar 500 pemukim Yahudi. Para pemukim ini tinggal di sejumlah daerah kantong Yahudi yang dijaga ketat oleh pasukan Israel.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply