Israel tolak akui lulusan S1 Universitas Al-Quds

Harapan akan adanya pengakuan terhadap lulusan strata satu (S1) dari Universitas Al-Quds -yang terletak di kota Abu Dis, Yerusalem Timur- pupus setelah Kementerian Tenaga Kerja Israel mencabut keputusannya terkait hal tersebut.

BY adminEdited Wed,05 Dec 2018,11:14 AM

IMEMC - Yerusalem

Yerusalem, SPNA - Harapan akan adanya pengakuan terhadap lulusan strata satu (S1) dari Universitas Al-Quds -yang terletak di kota Abu Dis, Yerusalem Timur- pupus setelah Kementerian Tenaga Kerja Israel mencabut keputusannya terkait hal tersebut.

Kementerian berdalih, keputusan pencabutan ini diambil karena perguruan tinggi yang dikelola Otoritas Palestina itu diduga mendukung terjadinya "tindak terorisme" terhadap Israel.

Sejalan dengan itu, Menteri Kesejahteraan dan Layanan Sosial Israel, Haim Katz, mengatakan bahwa kementerian "tidak akan memberikan pengakuan kepada sebuah lembaga yang mendukung terorisme."

Awalnya, kementerian ini melobi untuk mengakui validitas lulusan S1 untuk pekerjaan sosial karena kurangnya staf di Israel. Namun, meskipun kekurangan pekerja sosial di lingkungan Israel dan Arab, pengakuan resmi atas gelar tersebut telah dihentikan, karena Katz menegaskan tidak ingin menodai integritas Israel dengan mempekerjakan orang-orang dari lembaga yang telah dianggap anti-Israel dan "melemahkan keabsahan Israel.”

PNN melansir, universitas -yang dikelilingi oleh tembok pemisah Israel dan terletak di Area C di Tepi Barat (yang dikendalikan oleh Otoritas Pendudukan Israel)- memiliki lebih dari 20.000 mahasiswa yang menempuh pendidikan dalam jenjang S1 dan S2.

(T.RA/S: IMEMC)

leave a reply