Federasi Arab serukan penyilidikan terhadap kasus pembunuhan Shalih Al-Barghutsi

Ramallah, SPNA - Federasi Arab untuk hak asasi manusia, Senin (17/12/2018), menyerukan pembentukan badan penyilidikan internasional terkait eksekusi militer Israel terhadap warga palestina,.....

BY adminEdited Tue,18 Dec 2018,10:33 AM

Ramallah, SPNA - Federasi Arab untuk hak asasi manusia, Senin (17/12/2018), menyerukan pembentukan badan penyilidikan internasional terkait eksekusi militer Israel terhadap warga palestina, Muhammad Al-Barghutsi, di Tepi Barat.

Federasi Arab dalam sebuah pernyataanya mengatakan, bukti yang ada menghasilkan kecurigaan kuat bahwa pembunuhan dilakukan dengan sengaja.

Dalam pernyataan tersebut, Federasi, juga menyampaikan bahwa keluarga Al-Barghutsi meminta pihaknya untuk mengirimkan badan penyilidikan internasional untuk membongkar skenario pembunuhan Al-Barghutsi.

Pihak keluarga menjelaskan, ketika militer Israel mengepungnya dalam sebuah mobil di Ramallah, Rabu (12/12/2018), Al-Barghutsi tidak berusaha untuk melarikan diri sebagaimana yang diberitakan militer Israel.

Menurut saksi mata, Al-Barghutsi tidak ditembak di tempat kejadian. Kerana tidak terlihat darah baik di mobil atau di sekitar tempat kejadian. Hal ini menunjukkan bahwa ia ditangkap dalam kondisi hidup lalu di eksekusi di tempat terpisah.

Sejam pasca kejadian, media Israel mulai meliris berita meninggalnya Al-Bargutsi. Sedangkan berita resmi dari militer Israel baru dirilis tiga jam kemudian. Dalam laporan mereka, militer mengatakan telah berhasil membekuk Shalih Al-Barghutsi, tanpa menyebutkan berita kematiannya.

Pihak intelijen Israel juga memberitakan pihak keluarga kabar meninggalnya Al-Barghutzi dengan nada balas dendam. Dalam pembicaraan via telepon kepada ayah Al-Barghutsi militer mangatakan, “Kami telah membunuhnya untukmu.”

Shalih Al-Barghutsi menjadi incaran militer Israel setelah di klaim melakukan penembakan di dekat permukiman illegal Yahudi, Ofra, Ramallah, Minggu malam (09/12/2018). Media Israel, Channel 12, menyebutkan 9 warga Israel luka-luka dalam kejadian tersebut.

(T.HN/S: Palinfo) 

leave a reply