Anak-anak Palestina rilis kesaksian tertulis tentang kekerasan yang dilakukan pasukan Israel

Ramallah, SPNA - Kesaksian yang dirilis oleh tiga anak Palestina mengungkapkan bahwa mereka telah telah mengalami penyiksaan sistematis selama dan setelah penahanan oleh .....

BY adminEdited Sat,22 Dec 2018,03:33 PM

Ramallah, SPNA - Kesaksian yang dirilis oleh tiga anak Palestina mengungkapkan bahwa mereka telah telah mengalami penyiksaan sistematis selama dan setelah penahanan oleh pasukan pendudukan Israel.

Pengacara Jacqueline Fararja, dari Masyarakat Tahanan Palestina, mengutip pernyataan Mohamed Sbeih (15), dari kota al-Khader. Mohamed menuturkan bahwa bahwa patroli Israel menangkapnya pada 18 Desember sebelum tangannya diborgol dan kedua matanya ditutup.

Dia kemudian diseret ke kendaraan militer dan mengalami pemukulan berat. Tentara Israel memukulnya dengan sepatu bot mereka.

Anak itu mengatakan bahwa para petugas Israel terus memukulinya dalam perjalanan ke pos pemeriksaan DCO di Bethlehem. Dia kemudian dipindahkan ke pusat penahanan Etzion.

Pengacara Fararja mengatakan bahwa tanda-tanda pemukulan berat nampak di sekujur tubuhnya.

Pada saat yang sama, Hadi Salah (16), mengatakan bahwa tentara Israel menangkapnya dan memindahkannya ke pos pemeriksaan DCO, di mana ia diikat ke kursi dan dibiarkan menggigil selama berjam-jam dalam cuaca dingin. Dia kemudian dibawa ke kurungan Etzion.

Sementara itu, Sai Abdul Rahman (17), mengatakan bahwa pasukan Israel mendobrak masuk ke rumah keluarganya pada 17 Desember dan memukulinya menggunakan sepatu bot dan pentungan. Sai dan ayahnya disemprot lada oleh pasukan pendudukan sebelum dia ditangkap.

Pengacara Anan Khader, yang melakukan kunjungan ke tahanan di pusat penahanan Hawara, mengatakan memar dan cedera masih terlihat di tubuhnya.

(T.RA/S: PIC)

leave a reply