Israel bangun 1.289 unit rumah baru di Tepi Barat

Tepi Barat, SPNA - Surat kabar The Time of Israel melaporkan bahwa Komite Perencanaan Tinggi Militer Israel, Selasa (25/12/2018), menyetujui 23 rencana ....

BY adminEdited Thu,27 Dec 2018,09:30 AM

Tepi Barat, SPNA - Surat kabar The Time of Israel melaporkan bahwa Komite Perencanaan Tinggi Militer Israel, Selasa (25/12/2018), menyetujui 23 rencana pembangunan 1.289 unit rumah baru di Tepi Barat.

744 unit rumah di antaranya telah mendapatkan keputusan final. Hal ini berarti pembangunannya akan berlangsung dalam waktu dekat.

Tempat tinggal baru bagi warga Israel tersebut akan dibangun di beberapa permukiman ilegal Israel di Tepi Barat. Yaitu permukiman Ofra dan Halamish di Ramallah, Adora,  Tini, Karmei Tzur dan Beit Hagai di Hebron, Mishmash, Giv'at Ze'ev dan Shiloh di Yerusalem dan Neve Daniel di Bethlehem.

Pada situs onlinenya, surat kabar tersebut menuliskan, dalam pertemuan selanjutnya badan perencanaan pembangunan perumahan baru Israel akan memperbincangkan izin pembangunan 418 rumah lainnya.

Pembangunan perumahan baru Yahudi Israel di Tepi barat ini bertentangan dengan undang-undang internasional. Namun demikian Israel tidak sedikitpun bergeming. Mereka malah menjadikan pembangunan permukiman baru bagi warga Yahudi sebagai salah satu nilai nasionalisme.

Dalam sebuah acara peresmian jalan di Ramallah dua pekan lalu, Netanyahu menegaskan tekadnya untuk memperluas permukiman baru di Tepi Barat. Ia mengatakan, “Di sinilah nenek moyang kita tinggal ribuan tahun yang lalu, dan akan terus menjadi milik kita untuk selamanya.”

Netanyahu berjanji tidak akan membiarkan pihak manapun mengganggu permukiman Yahudi selama ia masih menjabat sebagai Perdana menteri.

“Selama saya masih menjadi pemimpin, saya tidak akan membiarkan satu Yahudi pun keluar dari rumah mereka. Bahkan kita akan memperluas permukiman dengan jumlah yang lebih besar.” Kata Netanyahu.

Menurut data yang diproleh dari pihak Israel, terdapat 650 ribu warga Yahudi Ilegal Israel tinggal di wilayah Tepi Barat.

(T.HN/S: Palinfo)

leave a reply