Dubes Inggris untuk Damaskus: Seluruh negara Arab setuju mengembalikan Suriah ke Liga Arab kecuali Qatar

Damaskus, SPNA - Duta Besar Inggris untuk Suriah, Peter Ford mengatakan bahwa seluruh negara Arab siap untuk menerima Suriah kembali ke Liga Arab ....

BY adminEdited Sun,30 Dec 2018,10:00 AM

Damaskus, SPNA - Duta Besar Inggris untuk Suriah, Peter Ford mengatakan bahwa seluruh negara Arab siap untuk menerima Suriah kembali ke Liga Arab kecuali satu negara.

“Saya yakin bahwa seluruh negara Arab hari ini siap memulihkan keanggotaan Damaskus di Liga Arab, mungkin hanya  Qatar yang mendukung Ikhwanul Muslimin selama bertahun-tahun aka menolak keputusan tersebut, ‘’ Ujar Ford kepada surat kabar Rusia, Sputnik, Sabtu (29/12/2018).

Ford kembali menjelaskan bahwa faktor yang membuat Qatar menolak Suriah kembali ke Liga Arab karena Qatar adalah pendukung kelompok bersenjata di Idlib. “Namun penolaka Qatar tidak akan mencegah Negara Teluk lainnya untuk menerima Suriah, ‘’ ujarnya.

“Suriah adalah negara Arab berpengaruh di Timut Tengah, kami tidak akan memutuskan hubungan dengan mereka, dan Suriah tidak akan memutuskan hubungan dengan kami, meskipun ditengah situasi sulit, ‘’ tegasnya.

Kamis 27 Desember lalu, Uni Emirat Arab dilaporkan kembali membuka kedutaannya di Damaskus setelah 5 tahun berhenti beroperasi.

Menteri Luar Negeri UAE, Anwar Gargash juga menegaskan bahwa Suriah akan kembali ke Liga Arab dalam beberapa waktu kedepan.

Sementara itu Presiden Mauritania,  Muhamed Ould Abdel Aziz disinyalir akan mengunjugi Suriah 10 Januari mendatang, seperti dilansir Sputnik.

Keputusan ini diambil delapan tahun setelah organisasi tersebut menangguhkan keanggotaan Suriah pasca konflik yang mendera negara tersebut.

Surat kabar Inggris, The Guardian, Rabu (26/12/2018) melaporkan, Bashar Assad akan medapatkan sambutan dari Liga Arab. Hal ini dinilai menjadi pukulan telak terhadap “Arab Spring”.

Sumber-sumber diplomasi mengatakan kepada The Guardian bahwa 22 negara Liga Arab membuat konsensus untuk mengambalikan Damaskus, meskipun AS menekan Mesir dan Arab Saudi agar menunda langkah tersebut.

Diperkirakan, Suriah membutuhkan sekitar 400 miliar Dolar untuk membangun kembali infrastruktur yang hancur akibat perang. Namun PBB menolak menyumbang satu sen pun sebelum Suriah berjanji untuk bekerjasama dengan PBB demi perdamaian.

(T.RS/S:SputnikArabic)

leave a reply
Posting terakhir