Shin Bet tangkap dua Yahudi esktremis yang diduga menyerang warga Palestina

Yerusalem, SPNA - Badan Keamanan Publik Israel Shin Bet menangkap dua dari lima penduduk Israel yang diduga melakukan .....

BY adminEdited Tue,08 Jan 2019,09:40 AM

Yerusalem, SPNA - Badan Keamanan Publik Israel Shin Bet menangkap dua dari lima penduduk Israel yang diduga melakukan penyerangan terhadap warga Palestina.

Sebelumnya Shin Bet telah menangkap tiga tersangka lainnya, seperti dilansir Maannews, Senin (07/01/2018).

Sekitar 300 warga Israel dilaporkan melakukan unjuk rasa di depan gedung Perdana Menteri di Yerusalem menuntut pembebasan lima tersangka tersebut.

Disaat yang sama, Rabbi Haim Druckman, menyerukan pemerintah Israel membebaskan mereka. “Saya memohon Perdana Menteri, Benyamin Netanyahu dari hati terdalam untuk  membebaskan anak-anak yang ditahan Shin Bet. Jika mereka melakukan kesalahan maka seharusnya tidak diperlakukan layaknya teroris, ‘’ ujarnya.

Sumber-sumber Israel menyebutkan bahwa kelima remaja tersebut diduga terlibat dalam pembunuhan Aisyah Rabi yang gugur dilempar batu oleh pemukim Israel.

Akhir Desember lalu, Keamanan Israel melaporkan bahwa jumlah serangan yang dilakukan kelompok Yahudi ekstremis terhadap warga Palestina meningkat hingga 30%.

Berdasarkan laporan tersebut, kelompok Yahudi ekstremis melakukan 300 serangan terhadap warga Palestina selama 2018.

Mereka menyerbu sejumlah desa, mengecat slogan rasis di properti warga Palestina hingga membakar rumah.

Sejak pembakaran terhadap rumah Dawabisheh, keamanan Israel dilaporkan semakin gencar melakukan penangkapan terhadap warga Yahudi  yang melanggar hukum. Meskipun demikian hal ini membuat mereka semakin berani melakukan aksinya.

2015 lalu sekelompok Yahudi ekstremis membakar rumah keluarga Dawabsheh yang menewaskan 3 anggota keluarga dan melukai satu lainnya. Salah satu korban tewas adalah bayi yang baru berusia 18 bulan.

(T.RS/S:Maannews)

leave a reply