Israel bekukan bantuan bulanan Qatar untuk Gaza

Yerusalem, SPNA - Channel 20 melaporkan bahwa pemerintah Israel membekukan bantuan Qatar untuk Jalur Gaza, ...

BY adminEdited Tue,08 Jan 2019,12:03 PM

Yerusalem, SPNA - Channel 20 melaporkan bahwa pemerintah Israel membekukan bantuan Qatar untuk Jalur Gaza, Senin (07/01/2018).

“Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu menginstruksi pembekuan dana bantuan Qatar ke Jalur Gaza untuk membayar gaji pegawai, ‘’ seperti dikutip Anadolu Agency.

“Keputusan tersebut diambil sebagai balasan atas serangan roket dari Gaza ke wilayah selatan yang diduduki Israel.”

Sebelumnya, pesawat tempur Israel, Senin pagi melancarkan serangan roket di 3 lokasi di Jalur Gaza untuk membalas serangan mortir dari Gaza ke arah pantai Ashkelon.

Pemerintah Qatar dilaporkan setiap bulan memberikan bantuan sumbangan 15 Juta Dolar untuk membayar pegawai serta membantu keluarga miskin di Gaza.

Bantuan tersebut disetujui melalui negosiasi tak langsung antara Hamas dan Israel pasca gencatan yang mengakhiri perang  48 jam November lalu.

Jalur Gaza adalah wilayah yang terisoliasi akibat blokade yang telah berlangsung selama lebih dari 12 tahun.  Di masa itu, Gaza hancur lebur akibat 3 perang besar tahun 2009, 2012 serta 2014 yang melumpuhkan seluruh sektor kehidupan di Gaza.

Situasi ini diperparah setelah Pemerintah AS bulan lalu menghentikan donasinya terhadap Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina UNRWA yang merupakan tulang punggung sebagian besar rakyat Gaza.

Akibatnya,  warga menggelar aski masal “Great March of Return”, 30 Maret 2018 menuntut Israel untuk menghapus blokade. Lebih dari 200 warga merenggang nyawa dibunuh pasukan Israel dalam aksi tersebut.

Pemerintah Mesir selama beberapa bulan terakhir berupaya membujuk Israel dan Gaza untuk melakukan negosiasi damai.  Kedua pihak sempat  setuju untuk berunding namun militer Israel justru melakukan operasi pembunuhan terhadap petinggi Hamas,12 November lalu.

Melihat langkah militer Israel yang menusuk dari belakang ini, Hamas tidak tinggal diam. Hamas bekerjasama dengan gerakan dan faksi pejuang Gaza menyerang pemukiman zionis dengan rudal yang kemudian berujung dengan perang selama 48 jam.

Pejuang Gaza dilaporkan membombardir wilayah Israel dengan 460 misil yang tidak hanya jatuh di dekat perbatasan, tapi juga merambah ke wilayah Negev, Beer Sheba hingga wilayah Selatan dekat Luat Mati.

Kekuatan tempur rudal Gaza yang luar biasa inilah yang menjadi alasan kuat bagi Israel menerima gencatan senjata dengan Hamas.

 (T.RS/S:Maannews)

leave a reply