RUU “Kebijakan Timur Tengah” AS kandas di Senat

Washington, SPNA - Sebuah Rancangan Undang-Undang (RUU) kembali diusulkan untuk menegaskan dukungan AS atas sekutunya di Timur Tengah, ...

BY adminEdited Wed,09 Jan 2019,02:02 PM

Washington, SPNA - Sebuah Rancangan Undang-Undang (RUU) kembali diusulkan untuk menegaskan dukungan AS atas sekutunya di Timur Tengah, dan penerapan hukuman terhadap warga Amerika yang memboikot Israel, Reuters melaporkan.

Hasil pemungutan Senat menunjukkan 56 - 44. Hasil ini dianggap gagal, sebab pengesahan RUU "Memperkuat Keamanan Amerika dalam Tindakan Timur Tengah" memerlukan setidaknya 60 suara dari anggota Senat.

Anggota Senat, yang kebanyakan dari partai Demokrat, bersumpah akan memblokir semua undang-undang di Senat, bahkan mengkritik Presiden Donald Trump karena mendukung permintaan partai Republik terkait perbatasan dengan Meksiko,

RUU “Timur Tengah” itu mencakup ketentuan yang didukung oleh Partai Republik dan Demokrat untuk menjatuhkan sanksi baru terhadap Suriah dan menjamin bantuan keamanan untuk Israel dan Yordania. RUU ini juga menjadi upaya untuk meyakinkan sekutu AS yang khawatir tentang perubahan kebijakan AS sejak Trump tiba-tiba mengumumkan rencana -pada bulan lalu- untuk penarikan sekitar 2.000 tentara AS di Suriah.

Pasukan AS di Suriah telah berperang melawan ISIS dan juga bertindak sebagai penyeimbang bagi pemerintah Suriah, yang didukung oleh Iran dan Rusia.

Selain itu, RUU tersebut juga mencakup ketentuan yang akan membiarkan pemerintah negara bagian dan lokal menghukum warga Amerika yang memboikot Israel.

Beberapa pihak dari partai Republik menuduh Demokrat mendukung gerakan Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS) yang menargetkan Israel atas perlakuannya terhadap warga Palestina, yang mereka anggap anti-Semit. Sementara, Demokrat menuduh Partai Republik mencoba menggunakan ukuran BDS untuk membagi Demokrat menjadi moderat dan liberal.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply