Palestina salahkan Israel atas kematian seorang tahanan di penajara Raymond

Palestina menuding Israel bertanggungjawab atas wafatnya seorang tahanan Palestina, Fares Baroud, di penjara Israel. Pengabaian yang disengaja menjadi alasan kuat atas tuduhan tersebut.

BY adminEdited Thu,07 Feb 2019,12:07 PM

Ramallah, SPNA - Seorang tahanan Palestina dari Jalur Gaza meninggal di sebuah penjara Israel, Komisi Organisasi Pembebasan Palestina untuk Urusan Tahanan melaporkan, Rabu (06/02/2019).

Menurut komisi itu, Fares Baroud (51), dari kamp pengungsi Al-Shati Kota Gaza, meninggal tak lama setelah dipindahkan dari pusat penahanan Raymond ke rumah sakit Israel.

"Penyebab kematian tahanan masih belum jelas," kata komisi itu dalam sebuah pernyataan.

"Tapi ia tentu saja menjadi sasaran pengabaian yang disengaja (oleh otoritas penjara Israel) dalam beberapa tahun terakhir," tambahnya.

Komisi terus menganggap penjara Raymond Israel - bersama dengan otoritas Israel secara umum - yang bertanggung jawab atas kematian Baroud.

Sementara itu, LSM Asosiasi Tahanan Palestina, mengumumkan bahwa para tahanan Palestina yang mendekam di penjara-penjara Israel telah menyatakan "keadaan siaga" setelah mati syahidnya Baroud.

Mobilisasi itu nampak dengan para tahanan Palestina menutup pintu sel penjara mereka, menolak makanan, membenturkan dinding penjara dan meneriakkan slogan-slogan anti-Israel, menurut LSM tersebut.

Kubu perlawanan Palestina, Hamas, juga menuntut Israel bertanggung jawab atas apa yang disebutnya sebagai "pembunuhan" tahanan itu.

"Baroud menjadi sasaran pengabaian medis (oleh otoritas penjara Israel) meskipun berulang kali diperingatkan bahwa kesehatannya memburuk," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan.

Baroud ditangkap pada tahun 1991 dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas tuduhan keterlibatannya dalam kematian seorang pemukim Israel.

(T.RA/S: Anadolu Agency)

leave a reply