PPPA Daarul Qur'an Indonesia wisudakan 16 Penghafal Al-Qur'an Palestina, ditengah kondisi Palestina terjajah dan diblokade.

GAZA CITY, PPPA Daarul Qur'an Indonesia di Gaza kembali gelar mewisudakan 16 santriwati lulusannya yang telah mengkhatamkan hafalan 30 juz Al-Qur'an. Dalam sesi wisuda, para pembina Daarul Qur'an juga memberikan apresiasi kepada Bapak Abdillah Onim aktivis Kemanusiaan Indonesia dan perwakilan Indonesia untuk Palestina yang hadir para acara wisuda.

BY adminEdited Sun,24 Mar 2019,10:42 AM

Gaza, SPNA - Daarul Qur'an Indonesia di Gaza, Kamis lalu (14/03/2019), mengadakan Haflah Takrim/Upacara Wisuda untuk sejumlah santriwati yang telah mengkhatamkan hafalan 30 juz Al-Quran.

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Indonesia untuk Palestina, Bapak Abdillah Onim dan jajaran pengurus Daarul Qur'an cabang Palestina.

Maryam Ar-Ramlawi, penanggung jawab kelas halaqoh Az-Zaitun Gaza Timur, mengatakan ini merupakan wisuda enam sejak kelas tersebut dibentuk. Sebelumnya, mereka telah mewisudakan 15 penghafal yang telah sempurna menghafal 30 juz Al-Quran. Maryam salah satu pembina bertanggung jawab untuk menerima setoran hafalan 26 santriwati. 16 diantara mereka telah mengikuti unjian terkahir, masing-masing pada bulan Agustus tahun lalu dan pada Februari. Sedangkan sepuluh santri lainnya, lima di antara mereka telah menghafal 10 juz dan lima lainnya sudah menghafal 5 juz, ungkap Maryam (alhafidzah).

Ia menambahkan jumlah santri yang belajar di Daarul Qur'an terus bertambah setiap tahunnya. Semua itu merupakan hasil dari perhatian Daarul Qur'an sendiri kepada para santri dan para guru.

Dalam acara tersebut, juga ditampikan pertunjukan santriwati, memperlihatkan beratnya penderitaan yang dialami oleh wanita Palestina hidup di bawah penjajahan Israel. Serta penampilan salawat dan nasyid yang dibawakan merdu oleh salah seorang santri tuna netra Fathi Daghmasyh juga seorang hafidz Qur'an.

Panitia pelaksana wisuda mengucapkan apresiasi setinggi tinggi untuk PPPA Daarul Qur'an Indonesia atas perhatian yang sangat besar bagi Palestina. Kebaikan yang diperlihatkan oleh Mulsimin di Indonesia sulit didapatkan dari negara lain. Hal tersebut merupakan bukti kedermawaan dan kebaikan hati warga Indonesia.

Syekh DR.Mahmud Abu Zerenah seorang pembina kajian tafsir di Daarul Qur'an cabang Palestina, menyapa setiap undangan yang telah hadir dalam acara tersebut. Terkhusus Kh.Yusuf Mansur, atas dedikasi yang diberikannya di Gaza dengan berperang besar mencetak generasi hafidz Qur'an di Palestina.

Syekh DR.Mahmud Abu Zerenah mengatakan, Al-Quran selalu menuntun seseorang kepada jalan kebenaran dan lurus. Namun hal ini tidak mudah untuk dilakukan oleh seroang muslim.

Panitia juga menyerahkan penghargaan kepada Bapak Abdillah Onim atas sumbangsih yang telah diberikannya kepada warga Palestina. Acara diakhiri dengan penyerahan hadiah kepada santriwati dan pengambilan foto, bersama para santri dan keluarga mereka.

 

leave a reply
Posting terakhir