Bungkam suara warga Arab dalam pemilu Israel, Partai Likud pasang ribuan kamera di TPS

Berdasarkan keterangan sejumlah media Israel, pihak kepolisian berhasil menyita 1300 kamera milik aktivis partai Likud dan kelompok Yahudi Heredim yang tersebar di TPS wilayah mayoritas Arab.

BY adminEdited Tue,09 Apr 2019,04:18 PM

Tel Aviv, SPNA - Partai Likud yang dipimpin Netanyahu dilaporkan memasang ratusan kamera pengintai di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), Selasa (09/04/2019).

Berdasarkan keterangan sejumlah media Israel, pihak kepolisian berhasil menyita 1300 kamera milik aktivis partai Likud dan kelompok Yahudi Heredim yang tersebar di TPS wilayah mayoritas Arab.

Selain itu, sejumlah aktivis Israel dilaporkan berhasil mengamankan sejumlah kamera dan alat perekam di Nuseirat, Majd Al Karoum dan Jisr Al Zarqa'.

Mereka juga menyerukan agar hal ini segera diantisipasi demi pemilu yang adil.

Berdasarkan keterangan Front Demokrasi Perdamaian dan Gerakan Perubahan Arab, langkah Partai Likud tersebut untuk mencegah warga Arab menyampaikan suara mereka dalam pemilu.

Pemungutan suara berlangsung di 10.720 tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh negeri, ditambah 96 lainnya di kedutaan besar Israel dan konsulat di luar negeri.

Terdapat 6,3 juta pemilih yang memenuhi syarat mengikuti pemilihan di Israel, menurut komisi pemilihan negara itu.

Lebih dari 40 partai politik berlomba untuk memenangkan 120 kursi anggota Knesset, meskipun hanya 12 partai yang diperkirakan akan melewati ambang pemilihan.

Partai sayap kanan Likud Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan aliansi politik Biru dan Putih yang dipimpin oleh pensiunan jenderal Benny Gantz adalah saingan utama dalam jajak pendapat.

Selama kampanye pemilihannya, Netanyahu bersumpah bahwa "tidak ada pemukim tunggal yang akan dicopot dari Tepi Barat, yang akan tetap di bawah kendali Israel, sementara Yerusalem tidak akan dibagi."

Jajak pendapat akhir menunjukkan bahwa Partai Likud bersaing dengan Biru dan Putih, di mana kedua belah pihak diperkirakan akan memenangkan 30 kursi Knesset. Jika Netanyahu menang dalam pemilihan, dia akan menjadi pemimpin terlama dalam sejarah Israel.

Netanyahu kembali mencalonkan diri dalam pemilihan meskipun menghadapi tuduhan korupsi dan suap dalam tiga kasus.

(T.RS/S:RtArabic)

leave a reply