Suriah pinjamkan pelabuhan Tartus untuk Rusia selama 40 tahun

Pemerintah Rusia disebutkan akan meminjam pelabuhan Tartur Suriah untuk kepentingan transportasi dan perdagangan. Kerja sama Moskow-Damaskus tersebut akan membuka dinamika terbaru bagi pertumbuhan ekonomi Suriah.

BY adminEdited Sun,21 Apr 2019,11:11 AM

Damaskus, SPNA - Wakil Perdana Menteri Rusia, Yury Borisov, mengatakan kepada wartawan pasca pertemuannya dengan Presiden Suriah, Basyar Asad, bahwa pelabuhan Tartus Suriah akan dipinjamkan kepada Rusia selama 49 tahun. Pelabuhan Tartur nantinya akan digunakan untuk transportasi dan keperluan ekonomi Rusia.

Borisov menyebutkan bahwa kesepakatan tersebut akan ditandatangani dalam beberapa pekan ke depan.

Delagasi Rusia meyakini bahwa kerjasama Rusia-Suriah itu akan menjadi dinamika terbaru bagi aktivitas perdagangan kedua negara.

Sebelumnya, Moskow dan Damaskus telah menandatangani kesepakatan perluasan armada militer Rusia di Tartur. Perluasan tersebut memungkinkan berlabuhnya 11 kapal perang Rusia di pelabuhan tersebut. Dengan durasi kerja sama selama 49 tahun dan kemungkinan bertambah secara otomatis selama 25 tahun.

Kesepakatan yang ditandatangani pada Januari 2017 tersebut mewajibkan Rusia untuk menjaga pusat logistik yang merupakan bagian dari armada Rusia tersebut, dari serangan laut dan udara. Sedangkan pemerintah Suriah akan menjaganya dari serangan darat.

Suriah juga diwajibkan untuk memberikan tanah dan air yang dipakai untuk keperluan armada perang Rusia secara gratis, selama masa kerjasama tersebut berlangsung.

(T.HN/S: Ramallah)

leave a reply
Posting terakhir