Pangeran Hassan dari Yordania membuka klinik di kamp pengungsi Talbieh

Pangeran Hassan berbicara tentang keprihatinannya terhadap pengungsi dan meminta LSM dan kelompok bantuan untuk bekerja bersama.

BY adminEdited Mon,22 Apr 2019,01:57 PM

Amman, SPNA - Presiden Kehormatan Bantuan Medis Yordania untuk Palestina (MAP) Yang Mulia Pangeran Hassan membuka klinik baru MAP di kamp pengungsi Talbieh pada hari Minggu (21/04/2019). Selama upacara pembukaan klinik, Pangeran Hassan berbicara tentang keprihatinannya terhadap pengungsi dan meminta LSM dan kelompok bantuan untuk bekerja bersama.

Klinik baru tersebut sebagian didanai oleh sumbangan dari dana Badan Amil Zakat Nasional Indonesia (Baznas), LDS Charities dan Jordan Hashemite Charity, menurut pernyataan dari kantor Pangeran Hassan.

Sebagai rasa terima kasih kepada dana Baznas atas sumbangan mereka, Pangeran Hassan mengatakan, "Keamanan bukan hanya tentang senjata pemusnah massal atau perang melawan terorisme."

"Kita harus mencari keamanan demokratis untuk semua orang. Kita harus selalu berjuang untuk martabat manusia dan menempatkannya di pusat setiap proyek dan inisiatif. Manusia adalah satu-satunya modal nyata yang layak diperjuangkan.”

(T.RA/S; The Jordan Times)

leave a reply
Posting terakhir

Aktivis Uighur Ilshat Hassan ungkap penganiayaan yang terjadi di Xinjiang

Dalam wawancara dengan Aljazeera baru-baru ini , aktivis Uighur, Ilshat Hassan, berbicara tentang penganiayaan yang sedang berlangsung oleh pemerintah Cina terhadap minoritas Uighur di wilayah Xinjiang. Departemen Luar Negeri AS meyakini bahwa ada "jutaan" orang dari etnis tersebut ditahan di kamp-kamp konsentrasi.