Perdana Menteri Palestina buka peluang jalin hubungan dengan Israel

Pemerintah Palestina membuka peluang untuk menjalin kembali hubungan dengan Israel. Pernyataan tersebut disampaikan Perdana Menteri Palestina saat menyambut delegasi perdamaian Timur Tengah dari Norwegia.

BY adminEdited Mon,29 Apr 2019,02:42 PM

Ramallah, SPNA - Perdana Menteri Palestina, Mohammad Shtayyeh, Minggu (28/04), menyambut delegasi Norwegia untuk perdamaian Timur Tengah, Tur Fanislan, di kantor Perdana Menteri, Ramallah.  Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Duta Besar Norwegia untuk Palestina, Hilda Haraldstad.

Dalam sambutannya, Shtayyeh, menyampaikan berbagai perkembangan terakhir Palestina. Ia meyakini bahwa Palestina tidak boleh larut dalam kondisi seperti saat ini.

Otoritas Palestina, kata Shtayyeh,  akan meninjau kembali terkait hubungannya dengan pemerintah Israel. Hubungan yang mencakupi bidang politik, undang-undang, ekonomi dan keamanan.

Pertemuan dengan delegasi Norwegia tersebut juga untuk membicarakan agenda Konferensi Donor yang akan diadakan akhir bulan ini di Brussels.

Shtayyeh menegaskan perlunya upaya untuk menciptakan koalisi internasional guna melawan The Deal of Century. Menurutnya, “Sulusi Dua Negara” merupakan satu-satunya pilihan solusi untuk menyelesaikan konflik.

Yaitu dengan mendirikan Negera Palestina di atas wilayah yang telah disepakti pada tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

(T.HN/S: Maannews)

leave a reply
Posting terakhir