SATU-SATUNYA PASAR EMAS DI KOTA GAZA Masih Eksis ditengah terpaan blokade Israel.

Pasar emas Gaza memiliki terowongan panjang  100 meter dan lebar satu meter serta ditutupi kubah melengkung. Pasar ini dihiasi berbagai jenis perhiasan di setiap sudutnya.

BY adminEdited Wed,01 May 2019,03:44 PM

Jalur Gaza, SPNA - Palestina memiiki  sejarah panjang. Beberapa nabi dari agama-agama besar yang berpengaruh di dunia dilahirkan atau singgah disini. Al-Aqsa di Yerusalem, Masjid al-Umari dan Masjid Sayyid Hasyim di Jalur Gaza menjadi saksi peradaban tersebut.

Hal ini karena secara geografis Palestina sangat strategis. Negara ini diapit oleh 2 benua, Asia di sebelah timur, Afrika di sebelah selatan, dan Eropa di sebelah utara. Palestina menjadi jalur yang menghubungkan 3 benua besar.

Pasar emas  satu-satunya di Jalur Gaza, adalah salah satu situs sejarah yang masih tersisa hingga saat ini.

Pasar emas Gaza memiliki terowongan panjang  100 meter dan lebar satu meter serta ditutupi kubah melengkung. Pasar ini dihiasi berbagai jenis perhiasan di setiap sudutnya.

Adel Tabazah, salah satu penjual perhiasan tersebut menjelaskan bahwa profesinya sebagai penjual perhiasan diwarisi dari orang tuanya. Sebagian besar pedagang di lokasi tersebut juga belajar dari orang tua mereka.

“Pasar ini adalah satu-satunya yang menjual dan menyuplai perhiasan. Perhiasan tersebut dijuluki dengan ‘’Caesar”, diambil dari nama kekaisaran Romawi yang pernah menguasai Gaza.”

“Sebelumnya pasar ini, adalah pasar kulit, namun setelah tragedi 1948, perlahan berubah menjadi pasar emas.”

Tabazeh menambahkan bahwa pangsa pasar emas di Gaza sangat minim akibat bloakde. Selain itu, yang menggunakan perhiasan hanya wanita yang hendak menikah.

Sebelumnya Menteri Ekonomi Palestina menjelaskan bahwa perekonomian  Jalur Gaza bergantung dengan pasar emas.

Namun disaat yang sama, blokade sejak 13 tahun silam membuat situasi pasar emas di Gaza memprihatinkan.

Direktur Serikat Pedagang Emas Abu Khitab Dagmesh menjelaskan bahwa emas di Jalur Gaza diperoleh dari lokal atau ekspor. Sayangnya, Gaza tidak memiliki peralatan modern untuk menempa emas akibat blokade. Pasukan Israel melarang peralatan tersebut ke Gaza.

Di Palestina, harga 1 gram emas 24 karat seharga 41 Dolar sementara untuk 21 karat sebesar 36 Dolar, dan 18 karat 30 Dolar.

Jalur Gaza adalah wilayah selatan Palestina yang terisoliasi akibat blokade Israel selama lebih dari 12 tahun dimana blokade berhasil melumpuhkan seluruh lini kehidupan Gaza.

Sejak pemerintah Israel mengisolasi Gaza, tingkat kemiskinan Gaza bertambah pesat. Tercatat 53% warga Gaza hidup di bawah garis kemiskinan. Gaza juga menghadapi krisis listrik, air dan pencemaran. 

(T.RS)
AbdelHamid Akkila

leave a reply
Posting terakhir