Peringati Holokaus, Netanyahu: Kami tidak akan membiarkan Iran membantai kami

Dalam momen memperingati insiden pembantaian warga Yahudi (Holokaus), Perdana Menteri Israel menyampaikan keyakinannya untuk menyelamatkan warga Israel. Iran menurut Netanyahu merupakan ancaman terbesar saat ini.

BY adminEdited Thu,02 May 2019,03:46 PM

Tel Aviv, SPNA - Warga Yahudi Israel, Rabu (01/04/2019), mengadakan upacara peringatan insiden Holokaus di Markas besar Yad Vashem Foundation. Turut hadir dalam acara tersebut para pejabat dari kalangan pemerintahan, di antaranya Presiden Israel, Reuven Rivlin, dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Dalam pidatonya, Netanyahu mengatakan, “Selain dari negara barat, kebencian kepada Yahudi bertambah pula dari timur. Iran siang malam befikir untuk menghancurkan kita. Namun ancaman tersebut sama sekali tidak menggentarkan kita.”

“Arah politk kita terhadap Iran sangat jelas. Kita akan memperkuat perbatasan untuk meghentikan serangan militer. Secara diplomasi kita akan terus menekan mereka, menekan dan menekan. Israel tidak akan pernah menyerahkan dirinya untuk disembelih.” Tambah Netanyahu.

“Saya ingin mengatakan kepada mereka,” Sambung Netanyahu, “Kami telah kembali kepada sejarah kami. Kita pernah menang melawan musuh-musuh kita, dan kita akan kembali menang.”

Kepala Intelijen Israel (Shin Bet) Nadav Argaman dan sejumlah perwira tinggi lainnya mengadakan pertemuan di Museum Yad Vashem, untuk mengingat Holokaus.

Holokaus adalah genosida terhadap kira-kira enam juta penganut Yahudi Eropa selama Perang Dunia II, suatu program pembunuhan sistematis yang didukung oleh negara Jerman Nazi, dipimpin oleh Adolf Hitler, dan berlangsung di seluruh wilayah yang dikuasai oleh Nazi.

(T.HN/S: Ramallah)

leave a reply