416 warga Palestina meninggal dunia sejak deklarasi Trump bahwa Al-Quds ibukota Israel

Pusat Penelitian Al-Quds melaporkan bahwa sejak Presiden Trump mendeklarasikan Al-Quds ibukota Israel 6 Desember 2017, jumlah warga Palestina yang meninggal dunia di tangan pasukan Israel  mencapai 416 jiwa. 

BY adminEdited Sat,04 May 2019,04:03 PM

Al-Quds, SPNA - Pusat Penelitian Al-Quds melaporkan bahwa sejak Presiden Trump mendeklarasikan Al-Quds ibukota Israel 6 Desember 2017, jumlah warga Palestina yang meninggal dunia di tangan pasukan Israel  mencapai 416 jiwa. 

45 korban meninggal akibat serangan roket, 8 tahanan dan 21 adalah pejuang Gaza.

Sementara itu, jumlah korban demonstrasi Great March of Return sejak 30 Maret 2018 hingga saat ini mencapai 247 jiwa. 2 dari mereka adalah wartawan dan 3 paramedis.Selain itu IDF juga dilaporkan menahan jasad 28 warga Palestina.

Sejak Donald Trump dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat, stabilitas Palestina baik di Tepi Barat atau Jalur Gaza semakin mengkhawatirkan. Dukungan AS tanpa syarat untuk Israel, membuatnya menghalalkan pelanggaran hukum dan tindakan semena-mena terhadap Palestina.

Diantara bentuk sokongan AS tersebut,  adalah deklarasi bahwa kota suci Al-Quds sebagai ibukota Israel dan relokasi kedubes AS dari Tel Aviv, ke Al-Quds.

AS juga menutup Biro Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Washington, lalu memutuskan seluruh bantuan kemanusiaan terhadap Lembaga Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA).

Akibatnya, Pemerintah Israel, tanpa perlawanan, dengan mudah memberlakukan politik “Yahudisasi” di Palestina serta membangun permukiman ilegal secara masif. Israel juga mengabaikan seluruh undang-undang yang telah ditetapkan PBB.

Selain itu Israel merampas harta benda dan tanah rakyat, memotong pajak untuk Otoritas Palestina (PA) serta menghentikan aktivitas Badan Pengawas Internasional di kota Khalil/Hebron.

Hal ini diperparah dengan serangan berulang yang dilancarkan sejumlah pemukim Yahudi ekstremis terhadap rakyat sipil Palestina. Pemerintah zionis juga merubah status quo terhadap kota Al-Quds dan menghapus identitas Al-Quds sebagai kota Islam termasuk Masjid Al-Aqsa.

(T.RS/S:Maannews)

leave a reply
Posting terakhir

Sejak deklarasi Trump, IDF tangkap 150 warga Palestina

Ramallah, SPNA - Klub Tahanan Palestina, Minggu (09/12/2017) mengatakan bahwa pasukan pendudukan Israel (IDF) telah menahan sekitar 150 warga sejak Presiden AS Donald Trump mendeklarasikan Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Rabu malam.