Pasca ketegangan, Israel kembali membuka penyeberangan Erez dan Kerem Shalom

Kedua penyeberangan tersebut ditutup pekan lalu di tengah gelombang kekerasan yang berlangsung selama beberapa hari.

BY adminEdited Mon,13 May 2019,10:59 AM

Tepi Barat, SPNA - Berdasarkan gencatan senjata antara kedua kubu, Israel pada hari Minggu (12/05/2019), kembali membuka titik persimpangan dengan Jalur Gaza, setelah lebih lebih dari seminggu ditutup akibat meningkatnya kekerasan. Penyeberangan Erez, yang diperuntukkan untuk orang, dan Kerem Shalom, untuk barang, kembali dibuka, seperti terungkap dalam pernyataan juru bicara unit yang bertanggung jawab atas titik-titik lintas dalam kementerian pertahanan Israel.

Kedua penyeberangan tersebut ditutup pekan lalu di tengah gelombang kekerasan yang berlangsung selama beberapa hari, yang menyebabkan meninggalnya dua puluh lima orang dari pihak Palestina dan empat dari pihak Israel.

Situasi menjadi kembali tenang pada 6 Mei setelah Palestina mengumumkan gencatan senjata. Para pejabat Palestina mengatakan Israel telah setuju untuk meringankan blokade yang dikenakan pada wilayah kantong itu selama satu dekade dengan syarat adanya ketenangan di perbatasan. Tanpa mengkonfirmasi gencatan senjata ini, Israel membuka kembali wilayah penangkapan ikan pada hari Jumat di lepas pantai Gaza yang juga ditutup seminggu sebelumnya.

Gaza, yang terapit di antara Israel, Mesir dan Mediterania, telah menjadi "panggung teater" sejak demonstrasi yang dimulai pada bulan Maret 2018. Demonstrasi, yang paling sering disertai dengan kekerasan dan terjadi di sepanjang perbatasan, menuntut untuk hak-hak warga Palestina dan penghapusan blokade yang dikenakan pada wilayah kantong tersebut, yang telah berlangsung selama lebih dari sepuluh tahun.

Israel membenarkan blokade ini dengan maksud untuk menahan Hamas, gerakan Islam yang berkuasa di Gaza, dan telah menjadi musuhnya dalam tiga perang sejak 2008.

Bagi pengamat yang kritis terhadap kebijakan Israel, ini sama dengan hukuman kolektif terhadap dua juta penduduk Gaza. Organisasi-organisasi Palestina telah memperingatkan bahwa permusuhan dapat berlangsung dengan sangat cepat.

(T.RA/S: Le Monde)

leave a reply
Posting terakhir