UNRWA: Krisis pangan mengancam lebih dari 1 juta warga Gaza pada bulan Juni

UNRWA membutuhkan dana setidaknya $ 60 juta pada bulan Juni agar terus bisa menyediakan makanan bagi lebih dari satu juta pengungsi Palestina di Gaza.

BY adminEdited Tue,14 May 2019,11:26 AM

Gaza, SPNA - UNRWA, Senin (13/05/2019), memperingatkan bahwa kemampuan lembaga ini untuk terus menyediakan makanan bagi lebih dari satu juta pengungsi Palestina di Gaza akan sangat dibatasi, kecuali jika mereka bisa memperoleh dana sebesar $ 60 juta pada Juni mendatang.

Dalam sebuah pernyataan, organisasi internasional itu menjelaskan, "Pada saat umat Islam di seluruh dunia sedang menjalani bulan suci Ramadhan, yang sering ditandai dengan meriahnya Iftar, di Gaza, lebih dari setengah populasi bergantung pada bantuan makanan dari masyarakat internasional."

Pernyataan itu menekankan bahwa kecuali jika UNRWA memperoleh "setidaknya dana tambahan senilai $ 60 juta pada bulan Juni," agar terus bisa menyediakan makanan bagi lebih dari satu juta pengungsi Palestina di Gaza."

Hampir seluruh dana UNRWA merupakan kontribusi sukarela, yang kini, dukungan tersebut telah dikalahkan oleh meningkatnya kebutuhan. Dari kurang dari 80.000 pengungsi Palestina yang menerima bantuan sosial UNRWA di Gaza pada tahun 2000, saat ini ada lebih dari satu juta orang yang membutuhkan bantuan makanan darurat.

Matthias Schmale, Direktur Operasi UNRWA di Gaza, mengatakan, "Peningkatan ini terjadi hampir sepuluh kali lipat, yang merupakan dampak dari blokade atas Gaza dan dampak bencana pada ekonomi lokal, konflik berturut-turut yang meruntuhkan seluruh lingkungan dan infrastruktur publik, serta krisis politik internal Palestina yang sedang berlangsung, yang dimulai sejak 2007.”

Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh PBB pada tahun 2017 memperingatkan bahwa Jalur Gaza akan menjadi wilayah "tak layak huni" pada tahun 2020.

Tingkat pengangguran di Gaza naik menjadi 52 persen tahun lalu, dengan lebih dari satu juta penduduk dari dua juta jiwa di wilayah itu bergantung pada pemberian makanan triwulanan UNRWA.

Didirikan pada tahun 1949, UNRWA memberikan bantuan kritis kepada para pengungsi Palestina di Jalur Gaza yang diblokade, Tepi Barat yang diduduki Israel, Yordania, Lebanon dan Suriah.

Tahun lalu, Departemen Luar Negeri AS mengatakan Washington "tidak lagi melakukan pendanaan" kepada UNRWA.

AS sejauh ini merupakan kontributor terbesar UNRWA, dengan jumlah bantuan senilai $ 350 juta per tahun - kira-kira seperempat dari keseluruhan anggaran lembaga tersebut.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply