AS menolak permohonan visa anggota PLO

Hanan Ashrawi, yang kerap melakukan negosasi dengan pemerintahan AS sebelumnya, tidak mengetahui alasan penolakan pemberian visa tersebut.

BY adminEdited Tue,14 May 2019,11:31 AM

Washington, SPNA - AS diduga menolak permohonan visa dari seorang anggota Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

"Itu resmi! Permohonan visa AS saya telah ditolak. Tidak ada alasan yang diberikan. Pilih salah satu dari yang berikut (yang menjadi alasan penolakan itu): Saya seorang nenek dan berusia lebih dari 70 tahun; Saya sudah menjadi aktivis untuk Palestina sejak akhir tanub 1960-an; saya selalu menjadi pendukung kuat perlawanan tanpa kekerasan," kata Hanan Ashrawi dalam sebuah tweet pada hari Senin (13/04/2019).

Anggota utama PLO itu mengatakan bahwa dirinya telah berbicara dan bernegosiasi dengan "setiap Negara Bagian sejak (George) Shultz dan setiap Presiden sejak George H. W. Bush (dengan pengcualian pemerintahan saat ini)."

Ashrawi berbicara di Konferensi Madrid pada 1991 atas nama delegasi Palestina, dan dari sana meningkat ke pengakuan internasional, berbicara kepada presiden AS dan pejabat senior di berbagai pemerintahan Amerika.

Kasusnya menggemakan kasus serupa bulan lalu, ketika salah satu pendiri gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS), Omar Barghouti dilarang memasuki AS.

AS melakukan serangkaian langkah untuk lebih mengisolasi warga Palestina menjelang peluncuran rencana perdamaian Timur Tengah yang diusulkan oleh pemerintah, termasuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, memotong ratusan juta dolar bantuan untuk Palestina dan memerintahkan penutupan misi diplomatik Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Washington, kedutaan de facto Palestina di ibukota Amerika.

"Saya hanya berharap seseorang dapat menjelaskan hal ini kepada cucu-cucu saya dan seluruh keluarga saya di sana," kata Ashrawi.

(T.RA/S: Anadolu Agency)

leave a reply
Posting terakhir