Sejak Netanyahu memimpin tahun 2009, Israel telah membangun 20 ribu hunian ilegal di Tepi Barat

Pemerintahan Netanyahu identik dengan pembangunan permukiman ilegal bagi warga Yahudi. Sejak ia memimpin tahun 2009, Israel telah membangun 20 hunian baru di Tepi Barat.

BY adminEdited Wed,15 May 2019,03:45 PM

Tel Aviv, SPNA - Oganisasi  non-pemerintahan Israel, Peace Now, Selasa (14/05/2019), melaporkan sejak Netanyahu mengambil kendali pemerintahan pada tahun 2009, Israel telah membangun sekitar 20 ribu hunian ilegal baru di Tepi Barat.

Aktivitas pembangunan permukiman baru Israel di wilayah Palestina, membuat kesempatan berdamai antara kedua belah pihak semakin kecil.

“Sejak Netanyahu berkuasa untuk kedua kalinya dari tahun 2009 sampai 20018, ia telah membangun sebanyak 19336 hunian baru untuk warga Yahudi.” Tulis Peace Now.

Sebelumnya Netanyahu pernah menjabat  sebagai Perdana Menteri pada tahun 1996 sampai 1999.

Peace Now merupakan sebuah organisasi Israel terdiri dari aktivis yang menentang kebijakan perluasan permukiman. Mereka mendukung “Solusi Dua Negara” sebagai jalan keluar dari kemelut konflik Palestina-Israel.

Benjamun Netanyahu saat ini sedang membentuk pemerintahan baru, pasca kemenangannya kembali dalam pemilu yang digelar bulan April lalu.

Amerika yang merupakan sekutu dekat Israel, kabarnya akan mengumumkan agenda perdamaian yang dikenal dengan sebutan The Deal of Century, dalam waktu dekat.

Hampir bisa dipastikan Agenda perdamaian tersebut tidak akan mengusik permukiman Israel itu. Hal ini tercermin dari hubungan dekat kedua negara, dan beberapa keputusan penting Amerika terakhir.

Seperti kebijakan pemindahan Kedutaan Amerika dari Tel Aviv ke Yerusalem, dan pengakuan Dataran Tinggi Golan sebagai salah satu wilayah sah Israel.

Secara undang-undang internasional pembangunan permukiman Israel di Tepi Barat dianggap ilegal dan bertentangan dengan konsensus internasional.

Saat ini, terdapat sekitar 630 ribu warga Yahudi Israel yang tinggal berdampingan dengan 3 juta warga Palestina di Tepi Barat.

Bentrokan antara penduduk asli dengan pendatang tersebut sudah menjadi pemandangan sehari-hari.

(T.HN/S: Alquds)

leave a reply
Posting terakhir