Parlemen Kuwait serukan boikot konferensi ekonomi di Bahrain

Majelis Nasional Kuwait menyerukan pemerintah memboikot  Konferensi Bahrain yang diusung Amerika Serikat sebagai tahap awal dari Deal of Century, inisiatif AS untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel.

BY adminEdited Tue,25 Jun 2019,11:44 AM

Kuwait , SPNA - Majelis Nasional Kuwait menyerukan pemerintah memboikot  Konferensi Bahrain yang diusung Amerika Serikat sebagai tahap awal dari Deal of Century, inisiatif AS untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel.

Dilansir Maannews, “Kami menyerukan kepada pemerintah agar tegas memboikot Konferensi Manama yang merugikan hak bangsa Palestina tersebut”, ujar Ketua Majelis Nasional Marzouq Ali Ghanim dalam sidang khusus yang digelar hari Senin (24/06/2019).

“Kami dengan tegas menolak hasil pertemuan Bahrain yang dapat menghapus hak bangsa Palestina ‘’ tambahnya.

Ghanim menilai normalisasi dengan Israel bertentangan dengan sikap dan kebijakan pemerintah Kuwait yang sejak lama sudah membela bangsa Palestina.

“Konferensi di  kota Manama adalah skenario AS mendukung pendudukan Israel serta melemahkan hak bangsa Palestina. AS juga membebani negara Teluk dan Arab untuk membiayai proses perdamaian yang diatur dalam Deal of Century,’’ tutupnya.

Sebelumnya ribuan warga Maroko juga menggelar demonstrasi di kota Rabat menolak “Deal of Century” dan konferensi Bahrain yang dinilai merugikan Palestina

Inisiatif perdamaian yang dirumuskan oleh AS atau Deal of Century ditaksir berpihak kepada Israel, tidak mendukung solusi dua negara dan tidak menjamin kemerdekaan Palestina, seperti diungkapk  Washington Post.

Hal ini bertentangan dengan keinginan Palestina untuk merdeka dan berdikari di batas wilayah yang disepakati tahun 1967 dimana Al-Quds timur adalah ibukotanya.

Pemerintah Palestina dan Hamas bulan lalu menegaskan memboikot konferensi Manama.

(T.RS/S:Maannews)

leave a reply
Posting terakhir

Hamas serukan boikot Konferensi Ekonomi di Bahrain

Rakyat Palestina bersatu menolak Kesepakatan Abad Ini, karena hanya mendukung kepentingan penjajah Israel, sementara kami adalah rakyat yang hidup di bawah penjajahan mereka. Perjuangan kami bertujuan untuk mencapai kemerdekaan dan menentukan nasib sendiri.