Populasi Palestina di seluruh dunia mencapai 13 juta jiwa

PCBS melaporkan bahwa populasi warga Palestina baik di tanah air atau di seluruh dunia mencapai sekitar 13 juta jiwa pada paruh pertama tahun 2019.

BY adminEdited Thu,11 Jul 2019,12:49 PM

Ramallah, SPNA - Biro Statistik Pusat Palestina, PCBS melaporkan bahwa populasi warga Palestina baik di tanah air atau di seluruh dunia mencapai sekitar 13 juta jiwa pada paruh pertama tahun 2019. Lima juta dari jumlah tersebut tinggal di Palestina. 

Laporan ini disampaikan PCBS dalam peringatan Hari Penduduk Sedunia, hari ini Kamis, 11 Juni 2019.

Dilansir Maannews, Populasi warga Palestina di Tepi Barat diperkirakan mencapai 2,99 juta jiwa. 1,53 juta adalah pria dan 1,46 juta wanita.

Sementara di Gaza, populasi warga Palestina mencapai 1,99 juta jiwa, dimana  1,01 juta diantaranya adalah pria dan 980 ribu wanita.

Kepadatan populasi Palestina meningkat

Kepadatan populasi di Palestina di Palestina meningkat tajam khususnya di Jalur Gaza. Untuk tahun 2019 kepadatan di Palestina mencapai 826 jiwa setiap km². Di Tepi Barat mencapai 528 orang per km² dan Gaza 5.453 jiwa km².

Satu dari sepuluh keluarga Palestina dikepalai oleh wanita

Hasil Survei PCBS tahun 2018 menunjukkan bahwa 11% rumah tangga Palestina dikepalai oleh wanita, 12% di Tepi Barat dan 9% di Jalur Gaza.

Tingkat buta huruf yang rendah

Sementara itu,  persentase buta huruf warga Palestina berusia 15 tahun ke atas mencapai 3%, persentase ini sangat bervariasi antara pria dan wanita dimana hanya  1%, pria Palestina yang buta huruf sementara sisanya adalah wanita.

15% individu (15 tahun ke atas) memiliki gelar sarjana atau lebih tinggi

Survei menunjukkan bahwa 15% warga Palestina berusia 15 tahun ke atas telah menyelesaikan pendidikan tinggi dan memperoleh gelar sarjana. Sementara warga yang belum menyelesaikan pendidikan mencapai 8%.

46% orang Palestina di Palestina hidup dibawah garis kemiskinan

Tingkat kemiskinan  di Palestina selama tahun 2017 menurut lembaga tersebut mencapai 46%, 20% dari mereka tinggal di Tepi Barat sementara sisanya di Jalur Gaza. Dari jumlah tersebut 17% warga hidup melarat.

(T.RS/S:Maannews)

leave a reply
Posting terakhir