75 Warga Palestina di Luar Negeri Meninggal akibat Corona dan 1.383 Positif

Meski Corona tidak menambah korban barunya di Palestina, namun warga Palestina yang meninggal di luar negeri meningkat menjadi 75 orang. Meski Corona tidak menambah korban barunya di Palestina, namun warga Palestina yang meninggal di luar negeri meningkat menjadi 75 orang.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,13 May 2020,12:42 PM

Tepi Barat, SPNA - Kementerian Luar Negeri Palestina, Selasa (12/05/2020), mengumumkan 75 warga Palestina di luar negeri meninggal dunia dari total 1.383 orang yang positif terinfeksi Corona.

Dari penjelasan Kemenlu diketahui tidak ada korban yang bertambah di Amerika Serikat. Bahkan empat warga Palestina berhasil sembuh setelah sempat positif.

Sedangkan di Bangladesh, dau mahasiswa Palestina yang belajar di sekolah militer telah disolasi dari asrama. Hal tersebut agar virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina, tersebut tidak berpindah kepada rekan-rekannya.

Adapun di Turki, total korban covid-19 dari komunitas warga Palestina berjumlah 16 orang. Korban terakhir adalah seorang pemuda yang bekerja di salah satu pabrik di Istanbul. Namun demikian, kondisi kesehatannya dilaporkan masih stabil.

Berpindah ke Uni Emirat Arab (UEA), korban yang meninggal akibat Corona bertambah menjadi enam orang. Korban terbaru adalah Ahmad Mahmud Darwish Diyab (46 tahun).

Korban lainnya tercatat di Belgia sebanyak 85 orang dan satu korban baru di Luksemburg.

Sementara di dalam negeri, Menteri Kesehatan Palestina menyatakan tidak ada korban baru selama lima hari terakhir. Dikutip dari situs Qudsin, total warga Palestina di dalam negari yang positif corona sebanyak 375 orang. 316 berhasil sembuh dan dua orang meninggal dunia.

(T.HN/S: Qudspress)

leave a reply
Posting terakhir