Akibat Ditolak Berobat Keluar Gaza, Seorang Balita Palestina Meninggal Dunia

Seorang balita di Gaza dilaporkan meninggal dunia akibat menderita penyakit keras dan tidak dapat dirujuk ke rumah sakit di luar Gaza.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Thu,25 Jun 2020,12:07 PM

Jalur Gaza, SPNA - Seorang balita di Gaza dilaporkan meninggal dunia akibat menderita penyakit keras dan tidak dapat dirujuk ke rumah sakit di luar Gaza.

 

Balita berusia 8 bulan bernama Anwar Harb tersebut menghembuskan nafas terakhir minggu lalu, hanya 3 hari dari jadwal operasi di rumah sakit di Israel.

 

Berdasarkan keterangan lembaga HAM Gaza, Harb meninggal hari senin (22/06), karena menderita masalah jantung yang mengharuskannya berobat ke rumah sakit di wilayah yang diduduki Israel, Reuters melaporkan (25/06). 

 

Bulan lalu, pemerintah Gaza menghentikan koordinasi keamanan dan sipil dengan Israel pasca pengumuman Netanyahu terkait rencana pencaplokan atas Tepi Barat. Langkah ini mempersulit pasien Gaza untuk dirujuk ke rumah sakit Israel.

 

Direktur Rujukan Medis Kementerian Kesehatan Palestina di Ramallah, Haitham al-Hadrah membenarkan bahwa Kantor Penghubung Resmi Israel menyetop izin rujuk pasien, namun sebagian pasien tetap dirujuk ke luar Gaza melalui koordinasi antara keluarga pasien dan lembaga HAM Israel.

 

Lembaga HAM Israel sebelumnya sudah berupaya melobi izin rujukan untuk Anwar namun tak berhasil.

 

Di saat yang sama Koordinator Khusus PBB untuk perdamaian Timur Tengah Nikolai Mladinov mengatakan bahwa saat ini warga Gaza menghadapi resiko tidak memperoleh layanan medis di Israel.  "Akibatnya balita berusia 8 bulan meninggal dunia. Tentu harus ada solusi jika berkaitan dengan hidup anak-anak, '' sesalnya.

 

Pihak Israel menyatakan akan melakukan pembicaraan resmi awal Juli mendatang terkait pencaplokan terhadap permukiman Yahudi di Tepi Barat, dimana langkah Israel tersebut menuai kritikan baik dari pihak Palestina dan lembaga internasional.

 

(T.RS/S:Reuters)

leave a reply
Posting terakhir