Komite Perlawanan Rakyat Palestina Gelar Aksi Massa Melawan The Deal of The Century dan Aneksasi Tepi Barat

Sejumlah organisasi pejuang kemerdekaan Palestina di Gaza melakukan aksi massa mengecam pencaplokan Israel terhadap Tepi Barat. Mereka bahkan mengancam Israel dengan serangan roket.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sun,28 Jun 2020,12:05 PM

Gaza

Gaza, SPNA - Salah satu organisasi perjuangan kemerdekaan Palestina, Komite Perlawanan Rakyat (The Popular Resistance Committees), Sabtu pagi (27/06/2020), mengadakan aksi massa menentang agenda perdamaian Amerika Serikat (AS) dan konspirasi pencaplokan Israel terhadap wilayah Tepi Barat.

Juru bicara Organisasi, Khalid Al-Azbath, mengatakan tujuan aksi tersebut adalah untuk menegaskan sikap resmi gerakan tersebut yang menolak pencaplokan Tepi Barat. Komite Perlawanan Rakyat disebutkan akan searah dengan keinginan warga Palestina dan organisasi pejuang kemerdekaan lainnya.

Ia mengatakan bahwa organisasi yang juga memiliki sayap militer tersebut tidak menutup kemungkinan akan melakukan serangan ke Israel jika pihak Zionis tidak membatalkan rencana busuknya.

Di pihak lain, Ismail Ridhwan, salah satu tokoh dari gerakan Hamas, berjanji akan menghalangi agenda The Deal of The Century Amerika Serikat dengan berbagai cara. Sama seperti gerakan Komite Rakyat, Hamas juga tidak menutup kemungkinan akan menghujani Israel dengan serangan roket.

Seperti diketahui, pemerintah Israel sedang menyiapkan rencana pencaplokan beberapa bagian di Tepi Barat. Agenda yang dilaporkan akan dilakukan pada awal Juli mendatang itu merupakan salah satu poin dari kesepakatan perdamaian Palestina- Israel yang ditawarkan AS atau yang lebih di kenal dengan sebutan The Deal of The Century.

Format damai yang ditawarkan Amerika itu tidak mendapatkan sambutan dari pihak Palestina, meski telah disahkan secara sepihak oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di Gedung Putih pada Januari lalu. Palestina tidak lagi menganggap AS layak untuk menjadi penengah, belajar dari sejumlah kebijakan negara Paman Sam tersebut yang memang selalu berat sebelah.

(T.HN/SPNA/Nuruddin Jamal Al-Harrazin)

leave a reply
Posting terakhir