Jihad Islam dan Hamas Deklarasikan Dukungan Penuh Melawan Aneksasi Israel

Kedua gerakan mengajak rakyat Palestina untuk lebih banyak berpartisipasi dalam gerakan massa dan bentrokan-bentrokan yang dimobilisasi untuk menghadapi proyek pendudukan dan terorisme Israel.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sun,28 Jun 2020,02:26 PM

Gaza

Jalur Gaza, SPNA – Jihad Islami dan Hamas, Sabtu (27/06/2020), menkonfirmasi dukungan penuh mereka untuk gerakan-gerakan rakyat dan nasional di Tepi Barat, Yerusalem, dan 48 Negeri, dalam rangka melindungi tanah mereka dari skema aneksasi Israel di wilayah Palestina.

Kedua gerakan tersebut mengajak rakyat Palestina untuk lebih banyak berpartisipasi dalam gerakan massa dan bentrokan-bentrokan yang dimobilisasi untuk menghadapi proyek pendudukan dan terorisme Israel tersebut.

Ajakan itu dideklarasikan dalam pertemuan antara kepemimpinan kedua gerakan di Jalur Gaza, yang diadakan untuk meninjau perkembangan politik dan posisi mereka dalam menghadapi rencana agresi Zionis, termasuk aneksasi dan proyek penyelesaian, serta pendudukan ilegal di Tepi Barat dan Yerusalem.

Dalam konteksnya, kedua gerakan memuji visi nasional yang diadopsi oleh faksi aksi Islami dan nasional di Gaza. Keduanya sepakat untuk mengadopsi visi ini dan bekerjasama untuk mencapai semua tujuannya, menekankan kesiapan rakyat Palestina untuk melawan serangan Zionis.

Selain penguatan koordinasi dan kerja sama antara pasukan perlawanan Palestina, mereka juga menegaskan posisi mereka atas warga Palestina Yerusalem. Keduanya menyeru mereka untuk tetap tabah. Kedua gerakan itu juga menyampaikan apresiasi kepada para murabithin dan shamidin di Masjid Al-Aqsha khususnya, dan seluruh rakyat Palestina di bumi yang sedang dijajah umumnya.

Mereka juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Syekh Ikrima Shabri dan para ulama Yerusalem atas keberanian mereka melindungi Al-Aqsha dan Yerusalem.

Pertemuan tersebut menyerukan untuk tidak mengorbankan hidup dan penghidupan rakyat Palestina demi kepentingan politik pihak mana pun.

Para peserta konferensi juga menekankan perlunya melindungi garda terdepan dan menyikapi setegas-tegasnya setiap upaya yang dapat merusak keamanan rakyat, terutama mengingat gerakan Zionis yang menjalankan upaya isolasinya di Gaza dan Tepi Barat melalui aneksasi kolonial, pembunuhan di pos-pos pemeriksaan, pendudukan dan Yahudisasi.

Pada tingkat hubungan bilateral antara kedua gerakan, pertemuan tersebut menekankan hubungan istimewa antara Jihad Islami dan Hamas dari segala lapisan. Keduanya sepakat untuk mengerahkan segala kekuatan yang dimiliki untuk negara dan rakyat Palestina dalam menghadapi zionisme Israel.

(T.NA/S: Paltoday)

 

leave a reply
Posting terakhir