UNICEF: 2,4 Juta Anak di Yaman Terancam Kelaparan

UNICEF memperingatkan peningkatan 20 persen anak-anak di bawah usia lima tahun mengalami gizi buruk.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,30 Jun 2020,07:08 AM

Sana’a, SPNA - Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) mengumumkan pada hari Jumat (26/07/2020) bahwa jumlah anak-anak yang menderita kekurangan gizi di Yaman bisa meningkat menjadi 2,4 juta pada akhir tahun ini. ini tidak lepas dari minimnya dana bantuan kemanusiaan yang dialami lembaga tersebut.

Sebuah laporan UNICEF memperingatkan peningkatan 20 persen anak-anak di bawah usia lima tahun mengalami gizi buruk. Ini berarti, hampir setengah dari jumlah anak-anak dari kelompok usia itu.

"Jika kami tidak segera menerima dana, anak-anak akan berada di ambang kelaparan dan banyak yang akan meninggal," ungkap Sara Beysolow Nyanti, perwakilan UNICEF di Yaman.

PBB telah menyatakan bahwa mereka tidak memiliki cukup dana untuk mempertahankan aliran bantuan. Konferensi donor mengumpulkan setengah dari dana yang diperlukan bulan ini. Namun, program bantuan untuk jutaan orang akan ditangguhkan dalam beberapa minggu mendatang.

UNICEF membutuhkan  461 juta dolar untuk operasi kemanusiaan. Dari jumlah tersebut, hanya 39 persen yang saat ini didanai, dan 53 juta dolar digunakan untuk mendukung pencegahan penyebaran COVID-19, hanya sepuluh persen yang didanai. Program bantuan untuk sanitasi, imunisasi, dan gizi buruk berisiko ditutup.

Sistem kesehatan Yaman berada di ambang kehancuran, tetapi terus berlanjut berkat bantuan. Kolera, malaria dan demam berdarah telah menyebar di antara populasi yang kekurangan gizi bahkan sebelum menyebarnya COVID-19.

UNICEF melaporkan bahwa sekitar 7,8 juta anak tidak lagi bersekolah. Mereka berisiko menjadi pekerja anak, perekrutan ke dalam kelompok bersenjata dan dipaksa menikah.

“UNICEF sebelumnya telah menyatakan dan menegaskan kembali bahwa Yaman adalah tempat terburuk di dunia untuk anak-anak, dan bahwa situasinya tidak membaik,” Nyanti menegaskan.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply
Posting terakhir