'Kemungkinan Terinfeksi COVID-19', Lebih dari 12.000 Tentara Israel Dikarantina

Tingkat infeksi di kalangan tentara Israel dilaporkan telah meningkat secara signifikan sejak awal Juni ketika Israel terkena gelombang kedua wabah ini.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,14 Jul 2020,02:41 PM

Tel Aviv, SPNA - Militer Israel, Senin (13/07/2020), mengumumkan bahwa lebih dari 12.000 tentara telah dikarantina, atas kekhawatiran “kemungkinan terinfeksi virus corona baru.”

Dalam sebuah pernyataan resmi, militer menunjukkan bahwa "568 tentara telah tertular virus sejak Februari."

Tingkat infeksi di kalangan tentara Israel dilaporkan telah meningkat secara signifikan sejak awal Juni ketika Israel terkena gelombang kedua wabah ini.

Menurut kebijakan Kementerian Kesehatan Israel, "orang-orang yang kembali ke Israel, dari mana saja di seluruh dunia, harus menjalani isolasi mandiri di rumah selama 14 hari, terhitung sejak tanggal mereka kembali."

Pada bulan Maret, surat kabar Israel Maariv melaporkan bahwa 5.639 tentara Israel dikarantina karena khawatir mereka mungkin terjangkit virus corona.

Kementerian Kesehatan Israel baru-baru ini mengatakan bahwa sebanyak 38.670 orang Israel telah tertular virus tersebut, 362 antaranya meninggal.

Ketika itu, tentara Israel menginstruksikan semua prajurit untuk kembali ke barak mereka dan tetap di sana selama setidaknya satu bulan guna menghindari penyebaran virus corona.

COVID-19 telah menginfeksi lebih dari 13 juta orang di seluruh dunia dan merenggut lebih dari 570.000 jiwa di 188 negara sejak kemunculannya di di Tiongkok pada bulan Desember.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply
Posting terakhir