Israel Perpanjang Masa Penahanan Gubernur Yerusalem

Sejak ia diangkat menjadi gubernur Yerusalem dua tahun lalu, Adnana Gheith secara sistematis menjadi sasaran pendudukan Israel, dan ditangkap setidaknya 17 kali selama masa jabatannya.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sun,26 Jul 2020,10:23 AM

Yerusalem, SPNA - Otoritas pendudukan Israel, Jumat (25/07/2020), memperpanjang masa penahanan Gubernur Yerusalem yang diduduki Adnan Gheith, selama tujuh hari, pengacaranya Rami Othman mengungkapkan.

Dilaporkan oleh Quds Net, Othman mencatat bahwa kasus gubernur akan dikirim ke pengadilan pada hari Kamis mendatang.

Gheith ditangkap dari rumahnya di lingkungan Silwan di Yerusalem pada hari Minggu, yang memicu terjadinya demonstrasi yang menuntut pembebasannya.

Sejak ia diangkat menjadi gubernur Yerusalem dua tahun lalu, Gheith secara sistematis menjadi sasaran pendudukan Israel, dan ditangkap setidaknya 17 kali selama masa jabatannya.

Presidensi Otoritas Palestina (PA) mengutuk penahanan gubernur dan memuji “kegigihan dan ketahanannya”.

Kementerian Luar Negeri PA menyeru PBB dan badan-badan internasional lainnya, termasuk Palang Merah Internasional dan para penandatangan Konvensi Jenewa Keempat, untuk segera mengambil tindakan terhadap Israel untuk membebaskan sang gubernur.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply
Posting terakhir