Yordania Negara dengan Angka Infeksi Corona Terkecil di Dunia

"Situasi epidemiologis saat ini di Yordania tidak mengharuskan adanya jam malam yang komprehensif walaupun di Hari Raya Idul Adha, karena jumlah korban yang rendah," kata Adnan Ishaq, petugas pendataan Corona di Kementerian Kesehatan.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sun,26 Jul 2020,10:36 AM

Amman, SPNA – Pendataan statistik yang dilakukan oleh surat kabar Amerika New York Times tentang wabah Covid-19, menunjukkan bahwa Yordania merupakan negara dengan jumlah infeksi dan kematian terendah di dunia, dibandingkan dengan jumlah populasi.

Angka-angka surat kabar tersebut menunjukkan bahwa tingkat infeksi di Kerajaan Yordania sebanyak 12 orang per 100.000 orang dari populasi, terhitung hingga Sabtu sore, dan itu merupakan angka yang terendah di dunia.

Data juga menunjukkan keberhasilan Kerajaan Yordania dalam meratakan angka pasien selama beberapa minggu berturut-turut, dan tidak ada kasus lokal penyakit berkenaan yang tercatat, pada saat banyak negara di dunia terus-menerus mengalami peningkatan jumlah korban.

Pada hari Sabtu (25/07/2020), pemerintah Yordania mengumumkan bahwa mereka telah mencatat 8 infeksi baru, semuanya non-lokal, sehingga jumlah totalnya menjadi 1.154.

Perdana Menteri Yordania mengatakan bahwa 5 orang yang terinfeksi baru datang dari luar negeri, dua dari Palestina, dua dari Suriah, dan satu dari Arab Saudi. Sementara tiga korban lainnya merupakan pengemudi truk Yordania yang melintasi perbatasan Arab Saudi.

"Situasi epidemiologis saat ini di Yordania tidak mengharuskan adanya jam malam yang komprehensif walaupun di Hari Raya Idul Adha, karena jumlah korban yang rendah," kata Adnan Ishaq, petugas pendataan Corona di Kementerian Kesehatan.

Kementerian Kesehatan telah memberikan peringatan keras bagi praktik apapun yang melanggar keselamatan publik dan langkah-langkah pencegahan, terutama pertemuan lebih dari 20 orang, dengan catatan adanya sanksi bagi siapapun yang melanggar. Kementerian juga menyerukan perlunya mematuhi aturan pemakaian masker, social distancing, dan semua langkah pencegahan, mengingat meningkatnya jumlah kasus infeksi secara global, serta tersebarnya epidemi berkenaan di banyak negara di dunia.

Menurut angka pers, yang dipantau berdasarkan statistik resmi, jumlah infeksi Covid-19 di seluruh dunia per Sabtu pagi (25/07/2020) mencapai 15.786.900 kasus, sementara 639.000 orang telah meninggal karena virus berbahaya tersebut.

(T.NA/S: RT Arabic)

leave a reply
Posting terakhir