OKI Kecam Pembakaran Al-Qur'an di Swedia

Lembaga itu juga menyeru komunitas Muslim di Swedia "untuk menahan diri dan menghindari kekerasan."

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,31 Aug 2020,03:29 PM

Jeddah, SPNA - Organisasi Kerjasama Islam (OKI) pada hari Ahad (30/08/2020) mengecam pembakaran salinan Al-Qur'an yang terjadi di kota Malmo, Swedia Selatan, Anadolu Agency melaporkan.

Dalam sebuah pernyataan, lembaga yang bermarkas di Jeddah tersebut   menggambarkan pembakaran itu "sebagai bentuk hasutan dan provokasi" serta "bertentangan dengan upaya global untuk memerangi ekstremisme dan hasutan  untuk kebencian berdasarkan agama dan keyakinan."

Sebuah salinan Al-Qur'an telah dibakar oleh rasis Denmark Rasmus Paludan, pemimpin kelompok anti-Islam Tight Direction (Stram Kurs), di Malmo pada hari Jumat.

Unjuk rasa yang berbuntut pada kekerasan, yang menyebabkan beberapa petugas polisi terluka. Setidaknya 10 orang ditangkap dalam peristiwa ini. Polisi juga melarang Paludan memasuki Swedia selama dua tahun.

Sementara itu, Badan Pengamat Islamofobia OKI, badan yang memonitor insiden inslamfobia di seluruh dunia, menyambut baik langkah-langkah yang ditembuh otoritas Swedia terhadap kitab suci umat Islam tersebut.

Dalam pernyataannya, lembaga itu juga menyeru komunitas Muslim di Swedia "untuk menahan diri dan menghindari kekerasan."

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply
Posting terakhir