Dalam 19 Hari, Rudal Israel Gempur 100 Lokasi di Gaza

Israel juga mengklaim berhasil menyerang sejumlah lokasi dan pangkalan militer, gudang senjata serta infrastruktur bawah tanah milik Hamas. Selain itu IDF juga menangkap dua warga Palestina di perbatasan Gaza utara.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,02 Sep 2020,02:54 PM


 

Jalur Gaza, SPNA – Pasukan Pendudukan Israel (IDF) melaporkan bahwa pihaknya menyasar 100 target Hamas di Jalur Gaza dalam agresi 19 malam terakhir.

Israel juga mengklaim berhasil menyerang sejumlah lokasi dan pangkalan militer, gudang senjata serta infrastruktur bawah tanah milik Hamas. Selain itu IDF juga menangkap dua warga Palestina di perbatasan Gaza utara.

Sejak sebulan terakhir situasi di Gaza kembali  tegang dimana Hamas menembak balon pembakar dan menyebabkan kebakaran di wilayah Israel.

Di saat yang sama Israel membalasnya dengan menekan Jalur Gaza dengan menutup terminal Karem Abu Salim serta menghentikan suplai bahan bakar dan bahan bangunan. Israel juga melarang nelayan Palestina untuk  mencari ikan.

Ketegangan antara Hamas dan Israel diakhiri dengan negosiasi yang dimediasi oleh Qatar.

Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh mengumumkan bahwa Hamas dan Israel sepakat menghentikan ketegangan.  

Kesepakatan Israel dan Hamas dimediasi oleh Qatar yang dipimpin oleh Delegasi Qatar untuk Palestina, Muhammad el-Emadi, seperti dilansir Palinfo (31/08).  

“Setelah melalui beberapa sesi pembicaraan dimana yang terakhir dimediasi oleh delegasi Qatar, Mohammad el-Emadi, maka tercapai kesepakatan untuk menghentikan ketegangan dan ancaman serangan zionis Israel terhadap Jalur Gaza.”

Haniyeh menambahkan  akan menjalankan  beberapa proyek di Jalur Gaza untuk  mengurangi beban warga dalam menghadapi virus corona.

Dia juga menyampaikan apresiasi terhadap Qatar atas upayanya dalam menghentikan ketegangan di Gaza.

Pasca gencatan senjata tersebut, terminal Karem Abu Salem dilaporkan kembali diizinkan beroperasi. Dengan dibukanya terminal barang tersebut,  pasokan bahan bakar kembali disuplai ke Jalur Gaza, hari ini Selasa (01/09).

Nelayan Palestina juga kembali diizinkan untuk mencari ikan di jarak 15 Mil dari garis pantai Gaza.

Sejak 2006 lalu Pemerintah Israel memblokade Jalur Gaza yang melumpuhkan perekonomian Gaza dimana lebih dari setengah penduduk Gaza pengangguran dan hidup dibawah garis kemiskinan.

(T.RS/S:I24news)

leave a reply